Menu

Dark Mode
Cara Praktis Bikin Kartu Lebaran AI-Style di Galaxy S26 Series 1 Syawal Tak Seragam, Netizen Sepakat Tak Debatkan Penetapan Idul Fitri Tiba-tiba Ngetweet, Cristiano Ronaldo: Eid Mubarak Semuanya! Pemkot Bogor Silaturahmi ke Alim Ulama di Pekan Terakhir Ramadan PLN UPT Cirebon dan YBM PLN Gelar Berbagi Berkah Ramadhan Tim PDKB PLN UPT Cirebon Tuntaskan Perbaikan Hot Spot di GI Kamojang

Kabar Lifestyle

Indonesia Negara Pengguna Canva Terbesar di Asia, Ketiga di Dunia

badge-check


					Ilustrasi Canva(Foto: KOMPAS.com/CAROLINE SASKIA) Perbesar

Ilustrasi Canva(Foto: KOMPAS.com/CAROLINE SASKIA)

Pengguna Canva di Indonesia menjadi yang terbesar di dunia, bila didasarkan pada jumlah pengguna aktif bulanan (/MAU).

Hal ini disampaikan oleh Megan Townes, Canva for Education Asia Pacific-Japan Regional Lead dalam acara konferensi dan gelar karya “Guru Hebat, Indonesia Cerdas” yang digelar bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Selasa (11/11/2025).

“Secara global, kami memiliki 260 juta pengguna aktif bulanan di 190 negara. Dan kami senang mengumumkan bahwa Indonesia adalah pasar ketiga kami di dunia dan terbesar di Asia,” kata Townes di gedung Kemendikdasmen.

Bos Canva ini tak merinci lebih lanjut jumlah pengguna aplikasi desain grafis itu secara spesifik. Namun, dia membeberkan jumlah pengguna Canva Education/Pendidikan, yaitu platform desain grafis Canva yang tersedia gratis untuk pengajar dan pelajar di Indonesia.

Menurut Townes, Canva Pendidikan sudah dipakai oleh sekitar 6,7 juta pengguna di Indonesia, khususnya lewat platform belajar.id yang disediakan oleh Kemendikdasmen.

Jumlah itu naik dari 5,2 juta pengguna pada tahun 2024 lalu. Pencapaian ini juga merupakan bagian dari kerja sama Canva dengan Kemendikdasmen yang sudah terjalin sejak tahun 2022.

“Sejak 2022, Canva telah bekerja sama dengan Kemendikdasmen untuk memberdayakan para guru dalam menciptakan pengalaman belajar yang menarik melalui pelatihan, roadshow, dan akses digital. Bersama-sama, kami telah menjangkau lebih dari 6,7 juta pendidik dan siswa,” papar Townes.

Dari jumlah tersebut, ada sekitar 300 juta lebih desain yang dihasilkan oleh guru dan murid yang dibagikan di Canva Pendidikan. Sementara itu jumlah pengguna aktif bulanan Canva Pendidikan di Indonesia ada sekitar 2,7 juta.

Selain menyediakan akses gratis ke Canva Pendidikan, lewat kerja sama ini Canva juga memberikan pelatihan bagi para pengajar dalam mengembangkan materi pengajaran yang lebih menarik dan kreatif secara visual.

Pada tahun 2024, Canva dan Kemendikdasmen juga menggelar pelatihan dan roadshow ke 10 provinsi di Indonesia, yang diikuti oleh sekitar 92.000 guru dari berbagai daerah di Tanah Air, termasuk provinsi Aceh, Sulawesi Utara, dan Sumatera Barat.

“Dengan kolaborasi seperti ini, teknologi tidak lagi menjadi sekadar alat, tetapi juga ruang tumbuh bersama antara murid dan guru. Transformasi pendidikan tidak mungkin dilakukan sendiri,” kata Sekjen Kemendikdasmen, Suharti dalam kesempatan yang sama.

Perluas akses ke wilayah 3T

Dalam acara yang sama, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mendorong Canva untuk memperluas akses ke wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T), termasuk untuk program pelatihan bagi guru.

“Kerja sama dengan Canva ini kami harapkan diperluas lagi ke daerah 3T, sebagai bagian dari upaya menjangkau pendidikan untuk mereka yang tinggal di daerah-daerah terpencil,” ujar Abdul Mu’ti.

Apalagi, sejumlah wilayah 3T dinilai sudah tercakup oleh jaringan internet yang lebih memadai termasuk ditunjang oleh jaringan satelit Starlink.

Adapun Canva sesumbar bahwa pihaknya telah memperluas penggunaan Canva Pendidikan ke pengajar di berbagai wilayah di Indonesia temasuk wilayah 3T. Bahkan, aplikasi asal Australia ini juga telah menggelar roadshow webinar ke-38 provinsi di Indonesia.

Selain itu, konferensi yang digelar di Kemendikdasamen kali ini juga diramaikan oleh pengajar yang menggelorakan Canva Pendidikan atau disebut “Duta Canva”, dari berbagai sekolah di lintas daerah di Indonesia termasuk Papua dan Nusa Tenggara Timur.

“Kami akan terus mendukung program prioritas Kemendikdasmen, memberikan pemberdayaan ke guru. Jadi kami akan terus mendukung secara beriringan, tidak berjalan sendiri-sendiri,” kata Pipit Indrawati, Canva Education Lead Indonesia dan Asia Tenggara.

Pihak Canva menyadari adanya tantangan infrastruktur jaringan internet di wilayah 3T, walau kini sudah lebih memadai. Kendati begitu, Pipit memastikan bahwa tantangan tersebut tidak menjadi hambatan bagi Canva untuk “membumikan” Canva Pendidikan di seluruh Indonesia.

Sumber: kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Cara Praktis Bikin Kartu Lebaran AI-Style di Galaxy S26 Series

20 March 2026 - 21:44 WIB

1 Syawal Tak Seragam, Netizen Sepakat Tak Debatkan Penetapan Idul Fitri

20 March 2026 - 21:39 WIB

Tiba-tiba Ngetweet, Cristiano Ronaldo: Eid Mubarak Semuanya!

20 March 2026 - 21:35 WIB

PLN UPT Cirebon dan YBM PLN Gelar Berbagi Berkah Ramadhan

17 March 2026 - 13:52 WIB

Jaga Keandalan Pasokan Listrik di Wilayah Garut, PLN UPT Cirebon Tetap Laksanakan Sweeping Layangan

17 March 2026 - 13:34 WIB

Trending on Kabar Lifestyle