Menu ✖

Dark Mode
Soal Kebakaran, Manajemen Trans Home Akhirnya Buka Suara Viral Kemunculan Blue Fire di Papandayan, Ahli Ungkap Asal-usul Api Biru AI Makin Liar Tak Bisa Dikendalikan, OpenAI Kirim Surat Peringatan Nabi Krisis 2008 Ungkap Kebohongan Terbesar Nvidia, Warning Investor Dunia dalam Bahaya, Manusia Rp 3.500 T Muncul Jadi Juru Selamat Trump Ketemu Bos-Bos Teknologi Bahas Krisis Dunia, Begini Hasilnya

Headline

Indonesia Dinilai Masuk Zona Resesi? Ini Kata Pengamat Ekonomi

badge-check


					Indonesia Dinilai Masuk Zona Resesi? Ini Kata Pengamat Ekonomi Perbesar

Badan Pusat Statistik (BPS) sudah mengumumkan realisasi pertumbuhan ekonomi kuartal III-2020 yang terkonraksi 3,49 persen. Dan itu pertanda Indonesia resmi memasuki zona resesi.

Sejumlah orang pun menilai, resesi akan menimbulkan gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) massal ke depannya.

Namun, Direktur Riset Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Pieter Abdullah berpendapat lain, bahkan membantah pandangan tersebut.

Dia menilai pengumuman yang disampaikan oleh BPS hanya lah sebuah laporan semata. Adapun dampak dari kontraksi pertumbuhan ekonomi pada kuartal III-2020 sudah dirasakan pada periode Juli-September.


Baca juga: Kantungi 45 Dukungan Cabor, Benninue Dipastikan Aklamasi Pimpin KONI


“Resesi ini menurut saya tidak berdampak ke depan. Sekali lagi, resesi adalah stempel untuk yang sudah kita lalui,” katanya kepada Kompas.com, Kamis (5/11/2020).

Pieter tidak menyangkal pertumbuhan ekonomi yang negatif berdampak kepada terjadinya PHK dan juga peningkatan kemiskinan.
Kendati demikian, hal-hal tersebut sudah dilalui oleh Indonesia.

“Dampak dari kontraksi ekonomi pada triwulan dua dan triwulan tiga yaitu PHK dan meningkatnya kemiskinan sudah kita rasakan,” ujarnya.

Pieter memproyeksikan perekonomian ke depan akan terus tumbuh positif.

Hal tersebut terefleksikan dari sinyal positif pertumbuhan ekonomi kuartal III-2020 secara kuartalan, yakni 5,05 persen.

“Trend perbaikan ini diperkirakan akan berlanjut pada triwulan empat,” ucapnya

Sumber: Kompas.com
Editor: Adi Kurniawan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Soal Kebakaran, Manajemen Trans Home Akhirnya Buka Suara

2 October 2026 - 18:51 WIB

Hari Kedua, Asap Masih Mengepul di Trans Home Sleman

2 October 2026 - 12:14 WIB

Akses Sempit Jadi Kendala Damkar Padamkan Trans Home Sleman Sleman

1 October 2026 - 21:16 WIB

Trans Home Sleman Terbakar, Dua Orang Meninggal

1 October 2026 - 19:10 WIB

Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Serentak Dilaunching 1 Oktober 2026

22 September 2026 - 21:47 WIB

Trending on Headline