Menu

Dark Mode
941 Pramuka Garuda Kota Bogor Resmi Dikukuhkan Afrika Bangun Tembok Pohon 8.000 Km, Lawan Suhu Panas Ikan Buntal Beracun Merajalela, Siapa Tangkap Diberi Imbalan Fokus ke Inovasi AI, SAP Tunjuk Presiden Baru untuk Asia Pasifik Binus Geber Inisiatif AI for Life Riset: Manusia ‘Hobbit’ dari Flores Makan Bangkai Sisa Komodo

Kabar Lifestyle

Ikan Buntal Beracun Merajalela, Siapa Tangkap Diberi Imbalan

badge-check


					Ikan buntal pisang (silver cheeked toadfish). (Foto: Ikan buntal 
beracun)
Perbesar

Ikan buntal pisang (silver cheeked toadfish). (Foto: Ikan buntal beracun)

Para nelayan di Yunani diiming-imingi imbalan uang tunai untuk menangkap ikan beracun yang bermigrasi ke utara menuju Laut Mediterania akibat perubahan iklim.

Ikan buntal pisang (silver cheeked toadfish) itu adalah spesies berbentuk torpedo dengan gigi menonjol yang menyerupai gigi manusia. Kulit dan organ dalamnya mengandung racun saraf atau neurotoksin kuat yang dapat memicu gagal jantung pada manusia jika dikonsumsi.

Pihak berwenang menyatakan bahwa ikan ini belum terlihat di area berenang pada resor-resor pulau di Yunani. Namun dalam beberapa pekan terakhir, ikan-ikan tersebut telah menimbulkan kekacauan bagi para nelayan di lepas pantai Kreta dan beberapa pulau Yunani lainnya dengan merobek-robek jaring mereka.

“Situasinya sudah sampai pada titik di mana kami melaut selama sehari, lalu menghabiskan tiga hari berikutnya hanya untuk memperbaiki jaring. Mereka memakan hasil tangkapan dan merusak jaring kami-ini sangat merugikan” ungkap Giorgos Kyriakakis, dari asosiasi nelayan Kreta yang dikutip dari detikINET.

Ikan-ikan ini diyakini bermigrasi melewati Terusan Suez dan masuk ke Mediterania, tertarik oleh suhu perairan yang menghangat. Serbuan spesies ini sebelumnya telah mendorong Siprus untuk meluncurkan program penangkapan serupa pada awal tahun ini.

Mulai hari Jumat waktu setempat, pemerintah Yunani menawarkan imbalan sebesar 5,33 euro per kilogram untuk tangkapan ikan tersebut, yang dulu biasanya ditemukan di perairan tropis. “Ini pertama kalinya langkah semacam ini diambil di Yunani,” kata Menteri Pertanian Margaritis Schinas.

Ikan yang masih berkeluarga dengan ikan buntal ini akan dibekukan dan dibakar di fasilitas pemerintah setempat. Ia menambahkan bahwa langkah tersebut kemungkinan akan diperluas cakupannya, dari pulau-pulau yang saat ini terdampak ke seluruh perairan Yunani.

Kekhawatiran publik di Yunani semakin tersulut oleh video yang diunggah oleh para awak kapal nelayan setempat, memperlihatkan ikan tersebut menancapkan giginya hingga menembus kaleng soda atau potongan kayu.

Palang Merah Yunani telah mengeluarkan peringatan kesehatan masyarakat terkait ikan ini. Mereka menjabarkan protokol pertolongan pertama untuk menangani pendarahan akibat potensi gigitan, serta memperingatkan tentang racun saraf mematikan yang ada di dalam organ ikan tersebut.

Namun, pihak berwenang dan pelaku usaha di Pulau Kreta memperingatkan masyarakat tak bereaksi berlebihan terhadap keberadaan ikan ini di perairan lepas pantai. “Keberadaan ikan-ikan ini di Laut Mediterania sebenarnya sudah diketahui selama bertahun-tahun,” demikian bunyi pernyataan asosiasi medis dan pariwisata di Kreta.

“Meskipun demikian, tidak ada bahaya ‘terselubung’ ataupun ancaman langsung bagi para perenang. Predator laut ini tidak mengancam keselamatan pengunjung maupun penduduk,” imbuh mereka.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Afrika Bangun Tembok Pohon 8.000 Km, Lawan Suhu Panas

5 July 2026 - 19:17 WIB

Fokus ke Inovasi AI, SAP Tunjuk Presiden Baru untuk Asia Pasifik

5 July 2026 - 19:09 WIB

Binus Geber Inisiatif AI for Life

5 July 2026 - 19:06 WIB

Riset: Manusia ‘Hobbit’ dari Flores Makan Bangkai Sisa Komodo

5 July 2026 - 19:01 WIB

Kisah Eks Pegawai Ungkap Microsoft Bantu Israel Genosida Palestina

3 July 2026 - 15:49 WIB

Trending on Kabar Lifestyle