Menu ✖

Dark Mode
Libas KBB, Basket Kota Bogor Berebut Tiket Semifinal Lawan Kabupaten Bandung Kacamata Meta Masuk RI, Awas Privasi Warga Terancam Direkam Diam- Diam Ilmuwan Temukan Sel Darah Dinosaurus di Fosil untuk Pertama Kalinya Demokrat Menang, Ratusan Proyek Data Center AI Terancam Karhutla hingga Banjir Dominasi Bencana Indonesia Sepanjang 2026 Kenapa Hacker Targetkan Kulkas Supermarket di Eropa? Ini Kata Pakar

Headline

Hukuman Pengedar Ganja Tak Berikan Efek Jera

badge-check


					Hukuman Pengedar Ganja Tak Berikan Efek Jera Perbesar

image

Kapolres Bogor Kota AKBP Andi Herindra menilai perlunya ada evaluasi bagi seluruh aparat penegak hukum terkait dengan vonis yang dijatuhkan untuk para pelaku penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang serta minuman keras. Hal ini didasari pada kenyataan banyaknya residivis yang kembali melakukan kejahatan serupa (narkoba dan miras) meski telah keluar dari penjara.

“Kasus-kasus seperti ini harus jadi bahan evaluasi kita, para penegak hukum karena masyarakat sudah ada yang jadi korban, baik itu tewas karena miras maupun karena DO narkoba,” kata Andi. Untuk kasus miras misalnya, ancaman hukuman paling lama 10 tahun penjara, tetapi ada terdakwa yang hanya divonis 8 bulan. Setelah keluar penjara, residivis ini memproduksi dan mengedarkan miras oplosan lagi. 

image

“Kita sendiri sebagai polisi hanya sebatas pengungkapan. Itupun kucing-kucingan. Tangkap, ada lagi, begitu seterusnya,” kata Andi. Sementara di proses penuntutan kita selalu terapkan pasal semaksimal mungkin. Hanya saja, ada pertimbangan hakim yang membuat vonis yang dijatuhkan sangat ringan. “Itu yang harus kita diskusikan lagi supaya ancamannya bisa menimbulkan efek jera,” tuturnya.

Kota Bogor sendiri menjadi salah satu pasar potensial karena akses yang mudah dari wilayah Jakarta. Tidak hanya jaringan lokal, jaringan internasional pun masuk ke wilayah Kota Bogor. Selama 2 pekan terakhir, Polres Bogor Kota dan jajarannya berhasil mengungkap 9 kasus penyalahgunaan narkoba dan miras oplosan dengan jumlah tersangka sebanyak 11 orang.

Mereka terdiri dari 5 orang tersangka kasus penyalahgunaan ganja, 4 orang kasus penyalahgunaan narkotika sabu, dan 2 orang kasus miras. Barang bukti yang diamankan meliputi ganja 700,45 gram, sabu 21,18 gram, dan miras oplosan 92 liter. Ke depan, dia berharap bisa menghidupkan forum komunikasi yang melibatkan kejaksaan, pengadilan, dan kepolisian terkait vonis untuk para pelaku penyalahgunaan narkoba dan miras. (Deni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Perjuangan Safiera Ikuti Fast Track Pertama di Kehutanan UGM, Lulus S2 di Usia 22 Tahun, Double Degree di NUS

5 November 2026 - 15:49 WIB

Empat Emas Judo di Porprov XV Jabar 2026 Disabet Kota Bogor

5 November 2026 - 15:37 WIB

Buka OASE 2026 di UIN Jogja, Menag Nasaruddin Sebut Hilirisasi Teknologi Bisa Buat Bangkit Kejayaan Islam

4 November 2026 - 15:46 WIB

Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

4 November 2026 - 15:40 WIB

Nazmi, Pesilat Kota Bogor Lolos ke Perempat Final

4 November 2026 - 15:12 WIB

Trending on Headline