Menu

Dark Mode
Dihasut AI, Remaja Coba Bunuh Ratu Elizabeth II Raksasa AI Amerika Tuding Perusahaan China Lakukan Kecurangan Besar Bill Gates Pernah Bilang Investasi OpenAI Cuma Bakar Miliaran Dolar Bos Telegram Diselidiki Rusia, Dituduh Bantu Kegiatan Terorisme RI-AS Sepakat Transfer Data, Pakar Sorot Lembaga PDP Belum Terbentuk BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Grogol Optimalkan Pendekatan Promotif dan Preventif

Kabar Bogor

HPSN 2026, Menteri LH Korvey di Kota Bogor

badge-check


					HPSN 2026, Menteri LH Korvey di Kota Bogor Perbesar

BOGOR – Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (LH/BPLH) Hanif Faisol Nurofiq bersama Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, unsur Forkopimda, serta masyarakat menggelar aksi bersih-bersih di Kota Bogor, Senin (16/2/2026).

 

Kegiatan diawali dengan apel di halaman Botani Square, kemudian dilanjutkan aksi bersih-bersih di sejumlah ruas jalan, di antaranya Jalan Oto Iskandar Dinata (Otista), Jalan Roda, Jalan Bata, Jalan Pedati, dan Jalan Lawang Saketeng.

 

Hanif Faisol, menegaskan bahwa persoalan sampah telah berada pada kondisi darurat secara nasional, termasuk di Kota Bogor. Ia menyampaikan arahan Prabowo Subianto agar seluruh daerah memimpin penyelesaian sampah dari hulu melalui Gerakan Nasional Indonesia Asri.

 

“Bapak Presiden meminta kita memimpin langsung penyelesaian sampah dari hulu. Bahkan, bila perlu para pimpinan yang hadir bersedia menjadi Ketua Bank Sampah unit di wilayahnya masing-masing agar persoalan sampah di Bogor benar-benar tuntas,” ujarnya.

 

Hanif juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan warganya dalam menjaga kebersihan. Menurutnya, Bogor memiliki potensi besar sebagai kota yang asri dan bersih jika upaya kolaboratif ini terus dijaga dan diperkuat.

 

“Saya angkat topi untuk pak Wali Kota dan Warga Kota Bogor bersih selalu. pokonya luar biasa,” katanya.

 

Sementara itu, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyampaikan bahwa kehadiran Menteri dan Wakil Menteri LH beserta jajaran kementerian semakin menguatkan komitmen Kota Bogor dalam pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir.

 

“Kota Bogor saat ini memiliki ratusan bank sampah, puluhan TPS3R, serta TPS yang sudah beralih dari open dumping menjadi controlled landfill. Tahun ini, insyaallah kami juga akan mendapatkan program waste to energy dari pemerintah pusat untuk mengolah sampah menjadi energi listrik,” jelas Dedie Rachim.

 

Ia mengatakan, upaya pembersihan di sejumlah titik seperti Jalan Bata, Jalan Pedati, dan Lawang Saketeng telah menunjukkan hasil signifikan dan akan terus dipertahankan. Ke depan, Pemkot Bogor juga akan melakukan pembersihan dan relokasi di kawasan Pasar Anyar.

 

“Ada beberapa titik diantaranya di wilayah Pasar Anyar kita akan mulai pembersihan dan relokasi,” ucapnya.

 

Terkait pengawasan, Dedie menyebutkan bahwa berdasarkan koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri, kegiatan kerja bakti atau korve akan dilaksanakan dua kali dalam sepekan, yakni setiap Selasa dan Jumat.

 

“Model seperti ini akan menjadi gerakan besar secara nasional, bukan hanya di Bogor, untuk merespons persoalan sampah agar kita semua lebih bijak dalam pengelolaannya,” pungkasnya. Rls

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pasar Gembrong Sukasari Diproyeksikan Jadi Pusat Perniagaan Bogor Timur dan Tengah

22 February 2026 - 15:15 WIB

BiiFest 2026 Digelar 10 Hari, Hadirkan MTQ hingga Dakwah Digital di Medsos

20 February 2026 - 20:29 WIB

Urai Kemacetan, Dishub Kota Bogor Lakukan Penindakan Hukum

19 February 2026 - 14:51 WIB

Ment LH Apresiasi Wartawan di Acara Korvey kebersamaan

17 February 2026 - 22:28 WIB

Denny Mulyadi: Pramuka Harus Jadi Agen Perubahan Positif

13 February 2026 - 11:32 WIB

Trending on Kabar Bogor