Menu

Dark Mode
Munir Resmi Nahkodai PWI Pusat 5 Tahun ke Depan Mobil dan Rumah Ahmad Sahroni Dirusak Kemunculan ‘Kelinci Zombie’ Kagetkan Warga AS, Punya Tanduk dan Tentakel Microsoft: Bukan PHK, Ini yang Harus Ditakutkan dari AI Fakta-fakta Infeksi Bakteri Pemakan Daging di AS dari ‘Cacing Sekrup’ Apple Developer Academy Dibuka di Bali, Diikuti 100 Siswa Lokal hingga Internasional

Bogoh Ka Bogor

Hari Keamanan Pangan Sedunia Momentum Menjaga Kesehatan

badge-check


					Hari Keamanan Pangan Sedunia Momentum Menjaga Kesehatan Perbesar

Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) berasal dari kualitas kesehatannya, untuk itu perlu kiranya semua orang menjaga kesehatannya dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi. Dalam momen peringatan Hari Keamanan Pangan Sedunia (HKPS) tahun 2024 yang jatuh pada setiap tanggal 7 Juni, menjadi tonggak sejarah dalam upaya mempromosikan kesehatan, menjaga dunia tetap aman, dan melindungi mereka yang rentan terhadap penyakit.

Menurut data di Dinas Kesehatan Kota Bogor, keamanan pangan tidak hanya merupakan komponen penting bagi ketahanan pangan, tetapi juga memainkan peran penting dalam mengurangi penyakit bawaan makanan. Setiap tahun, 600 juta orang jatuh sakit akibat sekitar 200 jenis penyakit bawaan makanan. Selain itu, penyakit bawaan makanan bertanggung jawab atas 420.000 kematian yang dapat dicegah setiap tahunnya.

Untuk itu tema peringatan Hari Keamanan Pangan Sedunia tahun 2024 adalah ‘Food safety: prepare for the unexpected’ yang artinya ‘Keamanan pangan: kesiapsiagaan untuk kondisi yang tidak terduga’. Tema ini menggarisbawahi pentingnya bersiap menghadapi insiden keamanan pangan, tidak peduli seberapa ringan atau parahnya insiden tersebut.

Pemerintah Kota Bogor mengapresiasi pelaksanaan ini karena dipercaya untuk menjadi tempat HKPS ke-2 dan juga sebagai sebagai rangkaian kegiatan dalam rangka Hari Jadi Kota Bogor ke-542 yang dilaksanakan pada tanggal 3 Juni 2024.

Secara kebetulan, peringatan Hari Keamanan Pangan Sedunia (HKPS) Tingkat Nasional Tahun 2024 dilaksanakan di Kota Bogor pada 11 Juni 2024 dan dihadiri Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Direktur Penyehatan Lingkungan Kemenkes RI.  Momen ini juga menjadi peluang bagi Kota Bogor untuk memperkenalkan wisata kuliner yang menjadi daya tarik wisatawan untuk datang ke Kota Bogor, memberdayakan masyarakat dan lingkungan sekitar dengan penyerapan tenaga kerja dan penataan, serta investasi.

Selain itu dapat membawa angin segar bagi para pelaku UMKM atau ekonomi kreatif (ekraf) termasuk para pelaku industri rumahan yang sampai saat ini tetap terus membuat dan melestarikan aneka kuliner tradisional dan melegenda khas Bogor seperti soto kuning, soto mie, doclang, asinan, manisan, talas bogor dan lainnya.

Rangkaian kegiatan Hari Keamanan Pangan Sedunia (HKPS) meliputi pembukaan/sambutan, simbolis penyematan rompi satgas keamanan pangan kepada Ibu Sekretaris Daerah selaku ketua dan Ibu Kepala Dinas Kesehatan selaku sekretaris, pemberian sertifikat penyuluhan kepada perwakilan sentra sukasari dan sentra ranggagading, seremonial, talkshow, bazaar umkm dan cooking demo, dan peresmian serta penandatanganan prasasti sentra kuliner teras sukasari oleh Bapak PJ Walikota Bogor dan perwakilan PT Tirta Investama (Danone).

Dengan dilaksanakannya peringatan Hari Keamanan Pangan Sedunia (HKPS) ini diharapkan dapat Menyadarkan masyarakat akan pentingnya masalah keamanan pangan (Awareness), Menyampaikan informasi dan edukasi bagaimana cara mencegah penyakit melalui keamanan pangan (Education), Mendorong kolaborasi dan Kerjasama lintas sektor dalam upaya meningkatkan keamanan pangan (Strategy), dan Menginspirasi tindakan pemangku kepentingan yang terlibat dalam rantai pasokan makanan, mulai dari produsen sampai konsumen (Insipiring).

Semoga dengan diselenggarakannya Hari Keamanan Pangan Sedunia (HKPS) ini dapat menjadikan Kota Bogor sebagai tempat tujuan wisata kuliner yang telah menerapkan standarisasi sehat, aman, dan halal bagi para wisatawan, dan dapat menjadikan contoh skala nasional bagi pelaksanaan keamanan pangan di Indonesia.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN), PJ Walikota Bogor Hery Antasari dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kota Bogor, Sekretaris Daerah Kota Bogor Syarifah Sofiah, Kepala Dinas Kesehatan Sri Nowo, Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan dan katim terkait, Kepala OPD, Kepala Puskesmas, Tim Satgas Keamanan Pangan Sentra Makanan, Sanitarian, Kader, TPPKK Kelurahan, GAIN, Perumda Tirta Pakuan (PDAM), Unsur Sentra Makanan, dan Unsur Swasta.

ADV

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dedie Rachim Ajak Warga Manfaatkan Lahan

28 August 2025 - 14:59 WIB

Capaian CKG di Kota Bogor Diapresiasi DPR RI

27 August 2025 - 19:58 WIB

Pesan Wakil Wali Kota Bogor di HUT RI, Semangat Pejuang Harus Jadi Inspirasi Generasi Muda

24 August 2025 - 19:50 WIB

Perkuat Serbukatif di Sekolah, Inovasi yang Digagas Yantie Rachim

21 August 2025 - 09:47 WIB

Jalan Khusus Roda 2 di Batutulis Belum Dibuka

20 August 2025 - 22:32 WIB

Trending on Bogoh Ka Bogor