Menu ✖

Dark Mode
Partai Donald Trump Kalah Telak, Donasi Elon Musk Gagal Total Ilmuwan Temukan Mineral Mirip Kryptonite Superman, Ini Faktanya HP China Sudah Tidak Laku, Ramai-Ramai Beralih ke iPhone Karyawan Terancam Dipenjara Usai Sadap Ucapan Bos Saat Rapat Teleskop Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Hari Ini, Apa Berbahaya? Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

Headline

Harga Ayam di Peternak Anjlok

badge-check


					Harga Ayam di Peternak Anjlok Perbesar

image

Setelah sebelumnya mengalami kenaikan yang cukup signifikan, kali ini harga ayam di tingkat peternak anjlok. Para peternak pun ketar-ketir karena terus merugi. Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementrian Pertanian, Muladno, mengatakan anjloknya harga ayam ini karena stok ayam yang mengalami surplus.

“Setelah lebaran kemarin, harga ayam sempat naik karena hanya 50 persen peternak yang menetaskan bibit ayam. Makanya pasokan sempat tersendat. Tapi, sepekan terakhir pasokan surplus banyak sehingga harga anjlok,” kata Muladno.

Lebih lanjut, Muladno mengatakan produksi ayam kita surplus hingga 18 juta ekor/minggu. Oleh karena itu, kementrian bersama dengan pengusaha bibit ayam sepakat untuk memusnahkan sekitar 6 juta ekor bibit ayam agar harga ayam kembali stabil. “Bagaimana pemusnahannya, baru akan dibahas nanti,” ucap Muladno.

Menurut dia, pemusnahan akan bagi dalam beberapa tahap. Tahap pertama, rencananya ada 2 juta parent stock (induk ayam betina) yang akan dimusnahkan. Kemudian menyusul bibit ayam lainnya. “Masih terjadi perdebatan umur ayam yang akan dimusnahkan,” lanjut Muladno.

Ketua Asosiasi Pemotong Ayam Kota Bogor Sonny Listen mengakui jika harga ayam saat ini anjlok di angka Rp 13.000 hingga Rp 13.500, setelah sebelumnya berada di posisi Rp 15.000 hingga Rp 15.500 per kilogram ayam hidup. “Ada kekhawatiran di antara peternak ayam, jika harga terus anjlok. Kami dipastikan merugi,” ucap Sonny.

Sonny sendiri mengaku belum mengetahui secara pasti apakah anjloknya harga ayam di tingkat peternak ini karena stok yang berlebih atau perusahaan pembibitan besar menekan harga ayam. Para peternak berharap pemerintah bisa membantu menstabilkan harga ayam di tingkat peternak. (Deni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

4 November 2026 - 15:40 WIB

Nazmi, Pesilat Kota Bogor Lolos ke Perempat Final

4 November 2026 - 15:12 WIB

22 Ribu BPJS PBI Warga Sleman Mendadak Nonaktif, Pasien Gagal Ginjal Terancam Tak Bisa Berobat

3 November 2026 - 17:43 WIB

DPRD DIY Sayangkan 0 Persen Anggaran untuk Warga Pinggiran Code-Winongo

3 November 2026 - 14:35 WIB

Lahan Pertanian Susut 200 Hektare Pertahun, DPRD DIY Desak Audit Pemilik Bangunan Pelanggar

2 November 2026 - 16:57 WIB

Trending on Headline