Jakarta – Para arkeolog berhasil membuka sebuah gua yang tertutup selama sekitar 40 ribu tahun di dalam kompleks gua Gorham’s Cave yang berada di Gorham’s Cave, Gibraltar. Mereka menemukan peninggalan yang dapat mengubah pemahaman tentang kemampuan Neanderthal, kerabat manusia purba yang hidup puluhan ribu tahun lalu.
Gorham’s Cave sudah lama dikenal sebagai salah satu situs artefak Neanderthal paling kaya di Eropa. Namun, yang baru ditemukan adalah sebuah ruang tersembunyi di bagian dalam gua yang seakan tidak tersentuh oleh manusia modern maupun alam selama puluhan ribu tahun.

Temuan di dalam ruang gua itu menunjukkan bahwa Neanderthal memiliki keahlian teknis dan perilaku kompleks, jauh lebih maju daripada stereotip umum yang menggambarkan mereka sekadar pemburu sederhana. Para peneliti menemukan jejak penggunaan bahan laut di dalam gua, serta bukti teknologi pembuatan perekat dari tar pohon yang dipakai untuk memasang alat pada gagang.
“Kerang laut itu berada di bagian belakang gua, kemungkinan sekitar 20 meter dari pantai. Seseorang membawanya ke dalam sana, lebih dari 40 ribu tahun yang lalu. Itu sudah memberi tahu saya bahwa orang pernah berada di sana, dan karena usianya, kemungkinan besar hanya bisa Neanderthal,” ujar Clive Finlayson, Direktur Gibraltar National Museum, dikutip dari The Daily Galaxy.
Selain artefak buatan manusia, para peneliti juga menemukan sisa-sisa perkakas yang terbuat dari batu, serta bekas aktivitas hewan di lantai gua. Meski belum ada tulang manusia yang ditemukan di ruang tersegel itu, berbagai objek peninggalan menunjukkan tingkat adaptasi dan perilaku Neanderthal yang kompleks, termasuk potensi penggunaan sumber daya laut dan pembuatan struktur untuk bertahan hidup.
“Seberapa sering dalam hidupmu menemukan sesuatu yang tidak pernah dimasuki siapa pun selama 40 ribu tahun? Saya pikir itu hanya datang sekali seumur hidup,” ujar Finlayson menegaskan betapa pentingnya penemuan ini untuk studi awal manusia purba.
Adapun ruang gua yang baru dibuka itu diperkirakan hanyalah sebagian kecil dari sistem gua yang lebih luas di bawah bebatuan Gibraltar. Para arkeolog berharap masih banyak ruang tersembunyi lain yang belum terjamah, yang dapat membawa petunjuk lebih jauh tentang bagaimana Neanderthal hidup, beradaptasi, dan mengembangkan keterampilan mereka di lingkungan unik ribuan tahun silam.
Sumber: detik.com














