Menu

Dark Mode
Fitur “Your Algorithm” Instagram Sudah Ada di Indonesia, Pengguna Android dan iOS Bisa Coba Pohon-pohon Tropis Tumbuhkan Akar Lebih Dalam, Serap Lebih Banyak Air Meta Rombak Desain Facebook, Jadi Mirip Instagram Peringkat Kecepatan Internet Indonesia Oktober 2025, Ngebut tapi Masih Memble Remaja Australia Didepak dari Medsos, PM: Baca Buku Saja Awal Revolusi AI: Server Nvidia Tak Laku, Elon Musk Beli dan Ubah Sejarah

Kabar Lifestyle

Google Rilis AI Veo 3.1, Bisa Bikin Audio Video Lebih Alami dan Sinkron

badge-check


					Ilustrasi video generator Google Veo 3.1(Foto: Google) Perbesar

Ilustrasi video generator Google Veo 3.1(Foto: Google)

Google melalui divisi proyek kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) DeepMind, memperkenalkan model AI generatif terbarunya bernama Veo 3.1 pada Rabu (15/10/2025) waktu Amerika Serikat. 

Veo merupakan model AI untuk membuat video hanya dari perintah teks (prompt). Nah, di Veo 3.1 video yang dihasilkan bisa lebih baik lagi dibanding Veo 3 yang rilis pada Juni 2025 lalu. 

Veo 3.1 hadir dengan peningkatan audio dengan pemahaman yang lebih baik. Artinya, Audio yang dihasilkan akan lebih sesuai dengan suara asli dari konten yang ditampilkan, misalnya suara asli hewan, kebisingan, semilir angin, dll.

Sederhananya, peningkatan dari sektor audio ini memungkinkan Veo 3.1 menghasilkan video yang lebih alami meski dihasilkan oleh AI. 

“Model AI ini kini menghasilkan audio asli yang lebih kaya, mulai dari percakapan yang alami hingga efek suara yang sinkron, serta menawarkan kontrol naratif yang lebih baik dengan pemahaman yang meningkat tentang gaya sinematik,” kata tim Gemini di blog Google Developer.

Selain itu, Veo 3.1 juga diklaim menawarkan visual yang lebih realistis dengan membuat tekstur obyek di video jadi lebih nyata. Kualitas audio dan visualnya juga diklaim superior dan lebih konsisten di berbagai adegan. 

Fitur yang sebelumnya ada di Veo 3, juga disempurnakan lagi di Veo 3.1, utamanya dalam hal penambahan audio. 

Pada fitur Ingredients to Video misalnya, fitur ini memungkinkan pengguna untuk menambahkan hingga tiga gambar referensi (contoh: gambar karakter, lokasi & outfit) menjadi sebuah video. 

Nah, videonya juga bisa langsung diberikan audio oleh Veo 3.1, dengan audio yang selaras dengan visual yang ditampilkan. 

Kemudian fitur Scene Extension juga ditingkatkan agar bisa menghasilkan adegan yang berkesinambungan di tiap video, khususnya bila pengguna ingin “menjahit” konten berdurasi panjang. 

Dalam praktiknya, Veo 3.1 membuat klip baru berdasarkan adegan di detik terakhir pada klip sebelumnya.

“(Dukungan) Ini menjaga kontinuitas visual, menjadikan fitur ini ideal untuk memperpanjang pengambilan gambar dengan audio background,” kata pihak Google. 

Penyempurnaan lainnya yaitu pada fitur First and Last Frame, di mana Veo 3.1 akan menambahkan transisi yang mulus dan sinematik antara dua gambar berbeda, lengkap dengan audio yang terasa nyata.

Selain Veo 3.1 versi standar, Google juga menyediakan Veo 3.1 Fast yang merupakan versi ringan dari varian standar. 

Kedua versi Veo 3.1 ini digulirkan Google ke editor video Flow, aplikasi Gemini, serta API Vertex dan API Gemini, dihimpun KompasTekno dari Mashable, Kamis (16/10/2025).

Sumber: kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Fitur “Your Algorithm” Instagram Sudah Ada di Indonesia, Pengguna Android dan iOS Bisa Coba

11 December 2025 - 10:46 WIB

Pohon-pohon Tropis Tumbuhkan Akar Lebih Dalam, Serap Lebih Banyak Air

11 December 2025 - 10:23 WIB

Meta Rombak Desain Facebook, Jadi Mirip Instagram

11 December 2025 - 09:34 WIB

Peringkat Kecepatan Internet Indonesia Oktober 2025, Ngebut tapi Masih Memble

11 December 2025 - 09:28 WIB

Remaja Australia Didepak dari Medsos, PM: Baca Buku Saja

10 December 2025 - 23:58 WIB

Trending on Kabar Lifestyle