Menu ✖

Dark Mode
Libas KBB, Basket Kota Bogor Berebut Tiket Semifinal Lawan Kabupaten Bandung Kacamata Meta Masuk RI, Awas Privasi Warga Terancam Direkam Diam- Diam Ilmuwan Temukan Sel Darah Dinosaurus di Fosil untuk Pertama Kalinya Demokrat Menang, Ratusan Proyek Data Center AI Terancam Karhutla hingga Banjir Dominasi Bencana Indonesia Sepanjang 2026 Kenapa Hacker Targetkan Kulkas Supermarket di Eropa? Ini Kata Pakar

Headline

Warga 5 RT Keracunan

badge-check


					Warga 5 RT Keracunan Perbesar

Kota Bogor berstatus kejadian luar biasa (KLB) paska puluhan warga di RT1 sampai RT5 di RW 07, Kampung Sawah, Kelurahan Tanah Baru Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor mengalami keracunan setelah makan tutut (keong sawah) saat berbuka puasa, Jumat (25/5/2018).

Sejumlah warga pun dilarikan ke Puskesmas Bogor Utara dan sebagian ke rumah sakit terdekat untuk penangaanan. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Rubeah, berdasarkan informasi di lapangan sampai dengan  Sabtu (26/5/2018) tercatat 85 warga mengalami gejala keracunan seperti mual, muntah dan diare dengan kondisi ringan hingga berat.

“Korban diduga keracunan usai menyantap tutu saat berbuka puasa. Awalnya ada warga yang mual, muntah dikira sakit biasa, lama-lama banyak. Warga yang dirawat dibiayai Jamkesda Kota Bogor,” jelasnya.

Kasus dugaan keracunan ini pun sudah ditangani Polresta Bogor Kota untuk penyelidikan lebih lanjut dengan mengamankan dua orang penjual dan pembuat olahan tutut.

“Sementara kita amankan penjual dan pembuat makanan tutut inisial J dan S. Mereka masih dimintai keterangan. Kami juga telah membawa sampel sisa makanan olahan tutut untuk diuji di laboratorium. Jika nanti terbukti ada kelalaian mengolah makanan, keduanya bisa dijerat undang-undang kesehatan,” kata Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Didik Purwanto.

Sementara itu Plt Walikota Bogor Usmar Hariman yang datang meninjau langsung kondisi warga mengatakan saat ini statusnya ditetapkan kejadian luar biasa (KLB).

“Ini dijadikan pelajaran ke depan. Terkait biaya pengobatan korban keracunan ditanggung jamkesda Kota Bogor,” katanya.

reporterpratama

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Perjuangan Safiera Ikuti Fast Track Pertama di Kehutanan UGM, Lulus S2 di Usia 22 Tahun, Double Degree di NUS

5 November 2026 - 15:49 WIB

Empat Emas Judo di Porprov XV Jabar 2026 Disabet Kota Bogor

5 November 2026 - 15:37 WIB

Buka OASE 2026 di UIN Jogja, Menag Nasaruddin Sebut Hilirisasi Teknologi Bisa Buat Bangkit Kejayaan Islam

4 November 2026 - 15:46 WIB

Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

4 November 2026 - 15:40 WIB

Nazmi, Pesilat Kota Bogor Lolos ke Perempat Final

4 November 2026 - 15:12 WIB

Trending on Headline