Menu

Dark Mode
Startup Ini Bikin Tempat Tinggal di Bawah Laut Ala Bikini Bottom Krisis Iklim Bisa Bikin Manusia Makin Kesepian Apple Uji Chip Memori China Buat Respons Krisis Pasokan Datangi Mapolresta, Kabag Hukum dan HAM Pemkot Bogor Adukan Dugaan Pencemaran Nama Baik Launching Layanan Fertilitas Embria, Pemkot Bogor Dorong Pengembangan Teknologi Kesehatan Nvidia Suntik Firmus, Pabrik AI 170.000 GPU di Batam Dikebut

Headline

Gara-gara Cangkang Udang, Jari Pria Ini Diamputasi

badge-check


					Gara-gara Cangkang Udang, Jari Pria Ini Diamputasi Perbesar

Kadangkala hal kecil yang tak terduga bisa berakibat fatal bagi tubuh. Seperti yang dialami pria asal Singapura ini. Dia harus merelakan jari tangannya diamputasi setelah tanpa sengaja tertusuk ketika tengah membersihkan udang.

Dilansir dari World of Buzz, tusukan tersebut ternyata membuat jarinya terinfeksi oleh bakteri pemakan daging yang tumbuh pada tubuh udang, Vibrio Vulnificus.

Pada awalnya, pria tersebut tidak merasa ada yang salah dengan jarinya, karena sebelumnya dia juga telah beberapa kali tertusuk saat membersihkan udang.

Namun, ternyata tusukan kali ini beberda dan membuat jarinya menghitam pada hari berikutnya serta disusul dengan demam ringan. Ia kemudian langsung pergi ke klinik 24 jam di Toa Payoh dan langsung dirujuk untuk segera pergi ke rumah sakit.

Segera setelahnya, pria itu kemudian ke rumah sakit dan harus menjalani operasi pada malam yang sama dan dirawat di rumah sakit selama tujuh hari setelahnya, termasuk dua hari di unit perawatan intensif.

Beruntungnya pria itu langsung bergegas ke rumah sakit. Jika tidak, menurut dokter, ia bisa kehilangan seluruh lengannya atau bahkan mati ketika bakteri Vibrio vulnificus mencapai ketiaknya.

Akibat insiden itu, korban kemudian meminta orang lain untuk berhati-hati saat membersihkan udang mentah atau makanan laut.

Menurut Centers For Disease Control and Prevention, Vibrio vulnificus adalah sejenis bakteri yang dapat menyebabkan infeksi yang terdapat pada makanan laut mentah atau setengah matang. Infeksi ini juga dapat terjadi melalui luka terbuka jika luka bersentuhan dengan makanan laut mentah atau kurang matang, menetes atau dengan air asin.

“ Satu spesies, Vibrio vulnificus, bahkan dapat menyebabkan infeksi luka yang mengancam jiwa. Banyak orang dengan infeksi Vibrio vulnificus memerlukan perawatan intensif atau amputasi anggota tubuh, dan sekitar satu dari lima orang dengan infeksi ini meninggal, kadang-kadang dalam satu atau dua hari menjadi sakit,” kata CDC.

Beberapa infeksi Vibrio vulnificus menyebabkan necrotizing fasciitis, infeksi parah yang menyebabkan daging di sekitar luka terbuka mati. Beberapa laporan media menyebut jenis infeksi ini disebabkan bakteri pemakan daging, meskipun fecciitis nekrotikan dapat disebabkan oleh lebih dari satu jenis bakteri.

Sumber: Worldofbuzz.com

Foto: Shutterstock

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tantan Sodorkan Program Creative Hub Hingga 1.000 UKW Gratis

3 August 2026 - 20:49 WIB

Parkir Badan Jalan, Dishub Kota Bogor Soroti Valet Parkir Aroem Resto dan Cafe Bogor

27 July 2026 - 09:36 WIB

Empat Isu Strategis Jadi Bahasan di Rakorkomwil III Apeksi

23 July 2026 - 22:01 WIB

Tingkatkan Keandalan Listrik Lewat Inovasi Digital, PLN UPT Cirebon Kembangkan Ekosistem TRION

15 July 2026 - 16:05 WIB

Lagi, BPJS Ketenagakerjaan Raih Gold Awar

15 July 2026 - 12:27 WIB

Trending on Headline