Menu ✖

Dark Mode
Bukan Coding, Skill Ini yang Bakal Jadi Modal Utama Pekerja di Era AI Dari Dapur ke Pasar Digital, Teknologi Bantu Ibu Rumah Tangga Jadi Bos China Buka Taman Hiburan AI Terbesar Pertama di Dunia, Dihuni 300 Robot Raksasa AI Ekspansi Besar-besaran di Singapura, Sewa Kantor Meroket Bukan Sekadar Alamat Website, Domain Dibidik Jadi Identitas IP Timnas Pokemon Unite Indonesia Lolos Perempat Final Asian Games 2026

Kabar Politik

Gaet Swing Voter, Indonesia Youth Comunity Gelar Festival

badge-check

Indonesia Youth Festival yang digelar oleh Indonesia Youth Community dilaksanakan di Taman Heulang dan dihadiri sebanyak 2415 warga Kota Bogor, Sabtu (30/3/2019).

Dengan mengusung tema “1000 Langkah Jalan Sehat Untuk Menuju Pemilu Sehat” dimaksudkan agar pemilu 2019 menjadi pemilu tanpa Hoax dan Ujaran Kebencian. Acara Indonesia Youth Festival juga dimeriahkan oleh Fade2Black dan Angel Percussion.

“Kami memilih Bogor karena salah satu Kota/Kabupaten yang dimana 01 masih kalah dalam perolehan suara dan kita melakukan upaya ini dalam rangka menaikkan elektabilitas,” ucap Ketua Panitia Twedy Ginting.

Dilokasi yang sama, hadir pula juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) 01 Jokowi-KH Ma’ruf Amin, Meutya Hafid. Dalam sesi wawancara, Meutya Hafid menyatakan tidak ada persiapan khusus dari Joko Widodo menjelang debat Capres jilid ke-4 nanti malam.

“Tidak ada yang persiapan khusus, malah beliau istirahat karena habis melaksanakan marathon kunjungan kampanye ke berbagai daerah, jadi hari ini cukup istirahat dan mereview bahan-bahan dari tim,” katanya.

Sebagai politikus Golkar, Meutya menilai terungkapnya money politic belakangan ini harusnya menjadi tugas atau PR bagi masing-masing tim kampanye.

“Kalau teman-teman ingat ada pernyataan dari Sandiaga Uno di Mata Najwa yang mengatakan “masyarakat kalau ada amplop ambil saja” dan menurut saya itulah yang membuat maraknya money politik karena ada calon wakil presiden yang mengajarkan orang bahwa tidak salah mengambil amplop dan ini yang kami khawatirkan, karena kami menolak money politik sehingga kami tidak sepakat dengan pernyataan Sandiaga Uno harusnya kita mengajarkan pemilu menolak dan itulah yang disebut pendidikan politik,” pungkasnya.

[reporterpratama]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ketua DPRD Kota Bogor Motivasi Mahasiswa Baru UIKA: Manfaatkan Kesempatan untuk Menuntut Ilmu

16 September 2026 - 12:13 WIB

DPRD dan Kajari Kota Bogor Sepakat Perkuat Kolaborasi

15 September 2026 - 09:07 WIB

H. Karnain Asyhar Dorong Tabligh Akbar Jadi Wadah Penguatan Mental Keluarga dan Rujukan Umat

13 September 2026 - 19:15 WIB

​Sinyal Bahaya di Bogor: Anak Usia 6 Tahun Mulai Terlibat Kasus Kekerasan, DPRD Desak RAD 2027

10 September 2026 - 19:47 WIB

DPRD Kota Bogor Bentuk 3 Pansus pada Masa Sidang Ketiga 2026

1 September 2026 - 09:20 WIB

Trending on Kabar Politik