Menu

Dark Mode
Fakta-fakta dan Spesifikasi Lampung-1, Satelit AI Pertama Indonesia Daftar Inovasi BRIN Dipamerkan ke Prabowo: Genteng Hingga Nuklir Pertama di Dunia: Ilmuwan Ciptakan Virus Pakai AI Ahli Ungkap Penampakan Permukaan Matahari Terbaru, Begini Bentuknya Basmi 96 Ular Piton, Pemburu Ini Bawa Pulang Rp 179 Juta AI Permudah Hacker Cari Celah Keamanan, Begini Cara Melawannya

Headline

Dirut PDAM Tirta Pakuan: Pemberhentian Dirut Ada Mekanismenya

badge-check

image

Kendati Walikota Bogor Bima Arya telah mengeluarkan pernyataan memberhentikan secara permanen Direktur Utama PDAM Tirta Pakuan Untung Kurniadi dari jabatannya, Jumat (26/02/16), namun yang bersangkutan mengaku belum mendapatkan Surat Keputusan (SK) pemberhentiannya.

“Hingga hari ini saya belum menerima SK pemberhentian sebagai Dirut PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor. Saya baru dengar dari rekan-rekan wartawan bahwa walikota sudah mengumumkan pemberhentian saya sebagai dirut,” ungkap Untung melalui pesan yang diterima kabaronline.co.id.

Oleh karena itu, katanya, ia belum bisa mengomentari kebijakan yang diambil walikota. “Sebagai anak buah saya tetap loyal dan fatsun kepada walikota sebagai atasan saya,” ujarnya.

Namun yang jelas, menurut Untung, tidak elok jika seorang kepala daerah mengumumkan sebuah keputusan jika keputusan itu sendiri masih dalam proses.

“Lalu untuk apa walikota memohon pertimbangan kepada DPRD jika keputusan sudah diambil. Ini berpotensi melanggar azas-azas umum pemerintahan yang baik,” tuturnya.

Meskipun dikatakan Untung, jabatan dan kekuasaan bukanlah sesuatu yang perlu dipertahankan mati-matian. “Itu hanyalah titipan dari Yang Maha Kuasa,” imbuhnya.

Hanya saja, masih kata Untung, sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah jo Permendagri Nomor 2 Tahun 2007 jo Perda Kota Bogor Nomor 17 Tahun 2011 jo Perwali Nomor 49 Tahun 2013 jo Perwali Nomor 73 Tahun 2015 tentang Organ Kepegawaian PDAM, disebutkan bahwa pemberhentian direksi ada mekanismenya.

“Tidak ada satu pun persyaratan tersebut terpenuhi. Dan sebagaimana tuntutan karyawan, saya hanya menjalankan peraturan walikota. Rekan-rekan (wartawan) silahkan bisa terjemahkan sendiri apakah saya diintervensi untuk tidak menggunakan wewenang saya dalam melaksanakan tugas saya dimaksud,” paparnya.
#D. Raditya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tantan Sodorkan Program Creative Hub Hingga 1.000 UKW Gratis

3 August 2026 - 20:49 WIB

Bupati Bogor Ajak Jadikan Malasari Titik Awal Kebangkitan Bogor, PPLI Perkuat Komitmen Lestarikan Alam dan Warisan Sejarah

28 July 2026 - 14:02 WIB

Dedie Rachim Apresiasi Wakaf Warga Sukadamai untuk Kepentingan Masyarakat

27 July 2026 - 09:46 WIB

Parkir Badan Jalan, Dishub Kota Bogor Soroti Valet Parkir Aroem Resto dan Cafe Bogor

27 July 2026 - 09:36 WIB

Empat Isu Strategis Jadi Bahasan di Rakorkomwil III Apeksi

23 July 2026 - 22:01 WIB

Trending on Headline