Diisolasi, Pasien Covid 19 Terima Makanan Khas Lebaran

Wali Kota Bogor Bima Arya memberikan makanan khas lebaran kepada salah seorang warga Kota Bogor yang tengah diisolasi, setelah dinyatakan positif covid 19 di Gedung Pusdiklatwas BPKP Ciawi.

Lebaran menjadi hari spesial bagi semua umat muslim, begitupula dengan warga yang tengah diisolasi di Gedung Pusdiklatwas BPKP Ciawi karena dinyatakan terpapar covid 19. Warga Kota Bogor yang tengah diisolasi tersebut tetap bisa merasakan kebahagian di hari kemenangan, dan berkesempatan menikmati makanan khas lebaran yang dibawa Wali Kota Bogor Bima Arya saat berkunjung di hari pertama Idul Fitri 1442 H, Kamis (13/5/2021).

Bima Arya berbagi kebahagiaan hari raya dengan membawakan makanan khas Lebaran, seperti ketupat lengkap dengan rendang, sambal goreng hati dan pelengkap lainnya. Bima sempat menyapa Teo Sulaksono, warga Cimanggu, Tanah Sareal, Kota Bogor, yang dirawat karena Covid-19 sejak tiga hari sebelum Idul Fitri.

Berjarak tiga meter, Teo berbincang dengan Bima Arya dan mengabarkan kondisinya yang sudah membaik dari sebelumnya. Meski penciuman dan perasanya belum berfungsi baik.

Teo mengaku, meski sedih karena harus merayakan Idul Fitri jauh dari keluarga, namun dirinya tetap bersyukur kepada Allah SWT masih diberi kesempatan ikut merasakan lebaran. “Tadi pagi sudah video call Alhamdulillah. Terima kasih sudah dijenguk dan diberi oleh-oleh, Pak. Mohon doanya untuk kesembuhan kami di sini ya, Pak. Minal Aidzin Wal Faidzin.,” kata Teo.

Dalam kesempatan tersebut, Bima Arya sebagai penyintas Covid-19 membagikan pengalamannya agar daya tahan tubuhnya kembali meningkat. “Selain minum obat yang disediakan dokter, juga harus sering-sering berjemur, makan yang banyak jangan sampai terlewat. Semangat terus, doa terus ya. Salam untuk semua ya. Maaf lahir batin,” kata Bima.

Di pusat Isolasi di BPKP yang memiliki kapasitas 100 orang pasien, namun  hanya terisi empat pasien. “Alhamdulillah tingkat keterisian semakin turun. Saat ini diisi oleh empat pasien. Semoga terus menurun dan semoga yang masih dirawat segera diberikan kesembuhan oleh Allah SWT,” ujarnya.

Menurut data Dinas Kesehatan Kota Bogor, pada Jumat (14/5/2021), tercatat penambahan tiga pasien terkonfirmasi positif dan 37 orang pasien dinyatakan sembuh. Secara total sejak awal pandemi Maret 2020, total pasien terkonfirmasi positif di Kota Bogor ada 15.611 orang, dinyatakan selesai Isolasi/sembuh 14.977 orang, masih sakit 378 orang dan meninggal 256 orang

editor herman

print

You may also like...