Menu ✖

Dark Mode
Puluhan Orang Utan Diselamatkan dari Karhutla di Indonesia BMKG Geser Status Kualitas Udara Palembang dari Bahaya Jadi Tak Sehat Awas! Israel Sebar Spyware Lewat Iklan, Tanpa Diklik Langsung Kena Elon Musk Pamer Mobil Tesla Roadster yang Bisa Terbang Bangkai Kapal Tertua di Dunia Ditemukan, Umurnya 4.700 Tahun Pelatih PSIM Jogja Jean Paul Van Gastel Dipecat

Kabar Lifestyle

Deforestasi Hutan Hujan Amazon Cetak Rekor Terendah dalam Sejarah

badge-check


					Penebangan hutan atau deforestasi hutan hujan Amazon, Brasil, mencapai 
titik terendah dalam sejarah. Ilustrasi. (Foto: REUTERS/Bruno Kelly)
Perbesar

Penebangan hutan atau deforestasi hutan hujan Amazon, Brasil, mencapai titik terendah dalam sejarah. Ilustrasi. (Foto: REUTERS/Bruno Kelly)

Penebangan hutan atau deforestasi hutan hujan Amazon, Brasil, mencapai titik terendah dalam sejarah.

Laporan Badan Penelitian Antariksa Brasil, Inpe, yang dirilis pada Jumat (16/10) menyebut 3.335 km persegi huta telah ditebang dalam 12 bulan hingga Juli. Angka ini jadi rekor terendah deferotasi hutan sejak pencatatan pertama pada 1988.

“Ini penurunan yang sangat drastis, seperti mimpi,” ujar Menteri Lingkungan Hidup Joao Paulo Capobianco saat konferensi pers di Brasilia, dikutip Al Jazeera.

Rekor deforestasi sebelumnya yakni 4.571 km persegi pada 2011-2012. Penebangan hutan Amazon pernah mencapai puncaknya pada tahun 1990-an dengan hampir 30 ribu km persegi.

Presiden Brasil Lula da Silva menyambut baik angka deforestasi ini. Namun, dia belum cukup puas.

“Tujuan kami mencapai nol deforestasi ilegal pada 2030,” kata Lula di X sembari mengunggah tangkapan layar artikel media lokal Brasil yang mencatat deforestasi Amazon terendah dalam sejarah.

Lula naik ke kursi kepresidenan pada 2023 dan bersumpah bakal mengakhiri deforestasi ilegal pada 2030.

Di periode sebelumnya pada 2019-2022 di bawah pimpinan Jair Bolsonaro, hutan Amazon kehilangan sekitar 11.600 km persegei per tahun.

Sejak Bolsonaro turun, penggundulan hutan menurun setiap tahun dan turun 71,2 persen selama empat tahun terakhir. Banyak yang menilai penurunan itu karena pengawasan yang lebih ketat dan hukuman yang lebih berat untuk penebangan ilegal.

Organisasi yang fokus advokasi iklim Observatorio do Clima menyambut baik rekor bersejarah ini.

“Dengan kemauan politik deforestasi dan emisi gas rumah kaca kemungkinan bisa dikekang,” kata anggota organisasi itu Marico Astrini.

Sumber: cnnindonesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Puluhan Orang Utan Diselamatkan dari Karhutla di Indonesia

18 October 2026 - 19:29 WIB

BMKG Geser Status Kualitas Udara Palembang dari Bahaya Jadi Tak Sehat

18 October 2026 - 19:26 WIB

Awas! Israel Sebar Spyware Lewat Iklan, Tanpa Diklik Langsung Kena

18 October 2026 - 19:22 WIB

Elon Musk Pamer Mobil Tesla Roadster yang Bisa Terbang

18 October 2026 - 19:19 WIB

Bangkai Kapal Tertua di Dunia Ditemukan, Umurnya 4.700 Tahun

18 October 2026 - 19:16 WIB

Trending on Kabar Lifestyle