Menu

Dark Mode
CAS Bagikan Ratusan Paket Makan Gratis Abu Vulkanik Menyebar, Kalbe Consumer Health dan PWI Kota Bogor Bagikan Masker  Galuga Kebakaran, Pemkot Bogor Gercep Padamkan Kopi Darat Bersama KGMP, BPJS Ketenagakerjaan Kebayoran Baru Perkuat Sinergi dan Perlindungan bagi Mitra Gojek Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan DMI Kebayoran Baru, Dorong Perlindungan Jaminan Sosial bagi Seluruh Perangkat Masjid Gara-gara Debu Krakatau, Pelajar di Bogor Belajar Daring

Kabar Bogor

Dedie Rachim: Siap Terus Bangun Kampung Tematik dan Wisata

badge-check


					Wali Kota Bogor Dedie A Rahim menjelaskan seputar wisata di kota Bogor. (Foto: kominfo kotabogor) Perbesar

Wali Kota Bogor Dedie A Rahim menjelaskan seputar wisata di kota Bogor. (Foto: kominfo kotabogor)

Kota Bogor- Komitmen Pemeirntah Kota Bogor untuk bisa memajukan masyarakat, penyerapan tenaga kerja dan meningkatkan penggerak ekonomi di Kota Bogor, bukan hanya janji saja tanpa diwujudkan. Tapi secara bertahap Pemerintah Kota Bogor siap terus membangun dan mengembangkan kampung tematik serta kampung wisata. Hal itu disampaikan Wali Kota Bogor Dedie A Rachim saat menerima kunjungan kerja spesifik Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) ke Bumi Ageung Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor, Senin (8/9/2025).

Menurut Dedie, keberadaan situs-situs di Kota Bogor menjadi modal kuat untuk Kota Bogor mengembangkan dan membangun kampung wisata, diantaranya adalah keberadaan Prasasti Batutulis. Namun, dalam pengembangannya, dukungan terhadap keberadaan Prasasti Batutulis ini belum ada sentuhan signifikan dari pemerintah pusat yang dikelola oleh Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah IX Jawa Barat, UPTD Kementerian Kebudayaan.

“Meski demikian, untuk terus bergerak, Kota Bogor pun mencoba menjadi maju secara mandiri dengan membangun Bumi Ageung untuk mendukung keberadaan Prasasti Batutulis yang diseberangnya juga terdapat Istana Batutulis. Ada lagi juga 11 lokasi benda peninggalan purbakala termasuk juga zaman-zaman kerajaan termasuk zaman-zaman sejarah sebelumnya. Artinya dengan modalitas ini Kota Bogor siap terus membangun kampung tematik dan wisata,” ujar Dedie.

Dedie Rachim berharap apa yang sudah dilakukan Kota Bogor bisa disambut oleh pemerintah pusat melalui kementerian terkait untuk menunjang kepariwisataan dan kebudayaan yang ada di Kota Bogor.

“Setelah terintegrasi (Prasasti Batutulis dengan Bumi Ageung) maka kami tidak akan segan untuk mendatangkan orang-orang ke Kota Bogor, karena ini merupakan tonggak sejarah Kota Bogor yang luar biasa dan ini bukan artificial, ini asli, bukan bikinan, tapi betul-betul barangnya ada, prasastinya ada, kesejarahanya dan kalau dibiarkan saja tidak terpelihara maka kita akan rugi,” ujarnya.

Dalam kunker spesifik ini Komisi VII DPR RI juga menyampaikan beberapa pandangan serta menggali hal hal terkait kampung wisata di Kota Bogor.

Komisi VII DPR RI juga menerima berbagai informasi tentang Kota Bogor yang bisa menjadi pendukung dalam pembahasan Undang-undang Kepariwisataan

Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay mengatakan kunjungan kerja spesifik ini untuk melihat sejauh mana penerapan standarisasi yang diterapkan oleh pemerintah pusat melalui kementerian pariwisata terkait dengan karakteristik dari suatu kampung atau desa wisata di Indonesia.

“Jadi kita khusus pertama kali datang ke Kota Bogor, karena di sini saya kira merupakan tempat yang sangat bersejarah dan juga banyak sekali tempat-tempat dan desa-desa dan juga kampung-kampung wisata yang bisa kita datangi,” ujarnya.

Sehingga, Ia meyakini bahwa ke depan seiring akan disahkannya UU itu dapat membantu mewujudkan pengelolaan desa dan kampung wisata di Indonesia bisa semakin cepat dan Kota Bogor bisa semakin baik di masa mendatang.

“Karena Kota Bogor ini bukan kota biasa tapi merupakan kota super luar biasa, tadi dijelaskan sejarahnya, banyak sekali orang orang hebat lahir dan menjadi pokok dari Kota Bogor ini. Dan tentu ini harus dipelihara. Sehingga masyarakat dari Jakarta dari kota- kota lain berkunjung ke sini pasti tidak akan pernah lupa pernah berkunjung ke sini,” ujarnya.

Ia pun optimis Kota Bogor bisa menjadi kota yang semakin banyak dikunjungi wisatawan, tidak hanya lokal maupun nasional, tapi global dan internasional.

“Sehingga Kota Bogor bisa menjadi satu destinasi wisata baru yang betul-betul menjanjikan dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” ucapnya. Haris Al Basith

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

CAS Bagikan Ratusan Paket Makan Gratis

11 September 2026 - 16:00 WIB

Dedie Rachim Bersama DPRD Kota Bogor Serahkan Ijazah bagi Pelajar Prasejahtera

31 August 2026 - 19:25 WIB

YKI Kota Bogor Gaungkan Kepedulian Bersama dan Rencana Pembangunan Rumah Sahabat Kanker

28 August 2026 - 14:30 WIB

JPO Rangga Mekar-Batutulis Diperbaiki, Arus Lalin Motor Dialihkan

27 August 2026 - 14:56 WIB

Penataan Angkot Capai 50,2 Persen, Targetkan Penertiban Tuntas Akhir Tahun

26 August 2026 - 14:51 WIB

Trending on Kabar Bogor