Menu

Dark Mode
Serang Diego Garcia, Rudal Iran Mungkin Lebih Seram dari Perkiraan Ini Rudal Majid Iran yang Rontokkan Jet Siluman Amerika Google Ungkap Cara Sideloading Baru di Android, Harus Tunggu 24 Jam Cara Praktis Bikin Kartu Lebaran AI-Style di Galaxy S26 Series 1 Syawal Tak Seragam, Netizen Sepakat Tak Debatkan Penetapan Idul Fitri Tiba-tiba Ngetweet, Cristiano Ronaldo: Eid Mubarak Semuanya!

Kabar Politik

Debat Paslon, Rayendra-Eka Dinilai Lebih Fokus

badge-check


					Debat Paslon, Rayendra-Eka Dinilai Lebih Fokus Perbesar

Debat Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor 2024, yang digelar di kampus UIK berlangsung seru, Sabtu (5/10/2024).Bahkan kegiatan debat paslon tersebut mendapat perhatian anak muda Kota Bogor. Salah satunya Farid, anggota Anak Muda Ka’bah (AMK) Kota Bogor.

Menurut Farid kegiatan debat cukup positif. Menurutnya, gelaran debat merupakan forum adu gagasan yang baik untuk merawat demokrasi.

“Debat paslon berjalan seru. Memang masyarakat butuh ajang adu gagasan seperti ini,” ujar Farid usai menonton Debat Paslon via streaming.

Lebih jauh, Farid juga mengomentari performa paslon saat debat. Ia melihat bahwa kelima paslon sudah ada di titik maksimal sesuai latar belakang masing-masing. Namun, ada satu paslon yang menurutnya punya gaya yang berbeda.

“Semuanya udah bagus, sesuai latar belakang masing-masing paslon. Tapi ada yang sedikit membedakan itu paslon nomor lima, Dokter Rayendra – Eka Maulana. Mungkin karena nomor lima latar belakangnya murni profesional,” jelas Farid.

“Jadi, Dokter Rayendra sama Kang Eka keliatan lebih tegas sama to the point. Nggak bertele-tele,” lanjutnya.

Hal senada diutarakan Sarah, mahasiswa Uika yang juga menyaksikan debat paslon. Sarah menyebut hampir semua paslon berusaha membangun program pemerataan dari pinggir Kota Bogor.

“Tapi kayanya yang paling paham masalah di wilayah itu Pak Dokter sama Kang Eka. Mungkin gara-gara lebih sering blusukan,” sebut Sarah.

Kendati demikian, Sarah berharap, isu anak muda dapat jadi prioritas semua paslon. Harapan ini didasari atas keberlanjutan yang perlu diciptakan untuk generasi yang akan datang.

“Semuanya (paslon) sih ngomongin anak muda. Tapi semoga nggak hanya gimmick,” pungkasnya. pratama/rls

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Banu Bagaskara: Kebijakan THR PPPK Paruh Waktu Tidak Adil

14 March 2026 - 11:23 WIB

Ketua DPRD Adityawarman Adil Apresiasi Sinergi TNI dalam Pembangunan Jembatan Garuda

10 March 2026 - 22:47 WIB

Sidak Pasar Gembrong dan Jambu Dua, Komisi II DPRD Kota Bogor Soroti Kenaikan Harga dan Akses Angkot

10 March 2026 - 22:14 WIB

​DPRD Kota Bogor dan Disnaker Bahas Persiapan THR, Siapkan Posko Pengaduan

10 March 2026 - 21:59 WIB

Terima Pemuda Al-Irsyad, Adityawarman: Salut untuk Pemuda yang Beraktualisasi di Bidang Sosial

10 March 2026 - 21:45 WIB

Trending on Kabar Politik