CGM Wujud Bogor Hormati Toleransi

image
Kota Bogor yang selama ini dikenal dengan predikat sebagai kota sejuta angkot dan intoleran, diharapkan dapat menjawab dengan akan digelarnya perayaan tahunan Cap Go Meh.

Hal itu disampaikan salah satu tokoh etnis Tionghoa Guntur Santoso yang juga tokoh Vihara Dhanagun, soal perayaan tahunan Cap Go Meh di Kota Bogor.

“Saya rasa semuanya ingin memajukan Kota Bogor khususnya dari aspek potensi budaya yang dimiliki. Maka diharapkan melalui kegiatan ini semua akan terjawab,” ungkap Guntur.

Apalagi, tuturnya, dalam perayaan Cap Go Meh ini semua pihak turut terlibat. Ini termasuk juga dari semua unsur agama yang akan hadir.

“Melalui hal tersebut terlihat ini menunjukkan toleransi di Kota Bogor sangat kuat. Semoga hal ini dapat terus terjaga ke depannya,” harap Guntur.
#D. Raditya

print

You may also like...