Cegah Penularan Covid, PPDB Terapkan Prokes dan Sistem Daring

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Hanafi

Jelang pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran baru 2021/2022, berbagai persiapan terus dilakukan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor. Terlebih lagi di saat pandemi seperti sekarang. Penerapan protokol kesehatan (prokes) secara ketat dan penggunaan sistem daring (online) menjadi pilihan yang harus diterapkan dalam PPDB kali ini.

Menurut Kepala Disdik Kota Bogor, Hanafi, mengantisipasi penyebaran covid 19, PPDB 2021 untuk PAUD/TK, Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dilaksanakan melalui beberapa jalur secara daring (dalam jaringan) atau online. Hal ini dilakukan sebagai upaya mencegah penularan covid 19 saat orangtua mendaftarkan anaknya. Jika harus ada pertemuan, wajib menerapkan prokes ketat.

“Dalam pelaksanaan PPDB online, Pemkot Bogor bekerjasama dengan Telkom. Pendaftarannya sendiri bisa melalui daring dan untuk yang diluar jaringan bisa secara langsung dengan tetap menerapakan protokol kesehatan ketat. Untuk kuota peserta didik, 90 persen diperuntukkan bagi warga Kota Bogor dan sisanya dari luar Kota Bogor,” kata Hanafi.

Namun kata Hanafi, saat ini pihaknya masih menunggu finalisasi Surat Keputusan Wali Kota Bogor sebagai turunan regulasi dari pemerintah pusat. Untuk pelaksanaan PPDB PAUD/TK dilaksanakan 7 hingga 9 Juni, verifikasi pada tanggal dan bulan yang sama. Pengumuman 11 Juni dan daftar ulang 14 – 15 Juni.

“PPDB SD dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama, untuk peserta didik dari jalur afirmasi dan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Jalur perpindahan tugas orang tua/wali, maslahat guru, tenaga kependidikan dan jalur istimewa tenaga medis dan paramedis Covid-19 jadwal pendaftarannya 7 – 8 Juni,” jelasnya.

Hanafi menambahkan, dari total kuota peserta didik SD terdiri dari 15 persen diperuntukkan bagi jalur afirmasi dan ABK, 5 persen jalur perpindahan orang tua/wali, anak pendidik dan tenaga kependidikan. Ditambah 2 persen bagi anak nakes yang menangani Covid-19 Kota Bogor atau jalur Istimewa tenaga medis Covid-19.

Sementara tahap kedua, untuk jalur zonasi pendaftaran akan dimulai 16 hingga 18 Juni dan langsung diverifikasi. Untuk pengumuman 19 Juni, sedangkan daftar ulang 21 – 22 Juni.

Untuk pendaftaran SMP dilaksanakan melalui dua tahap. Tahap pertama, untuk peserta didik dari jalur afirmasi dan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), jalur perpindahan tugas orang tua/wali, maslahat guru, tenaga kependidikan, jalur istimewa tenaga medis dan paramedis Covid-19 jadwal pendaftarannya 23 – 26 Juni 2021.

Persyaratan yang harus di entri pada website www.kotabogor.siap-ppdb.com, ada dua jenis. Yakni persyaratan umum dan persyaratan khusus.

“Untuk jalur istimewa tenaga medis, jika domisilinya di luar namun tugasnya di Kota Bogor, anaknya tetap bisa mendaftar. Jalur afirmasi akan dilakukan survei oleh petugas pendaftaran sekolah ke tempat tinggal calon peserta didik yang bersangkutan, agar didapat data yang sebenarnya,” jelasnya.

Untuk memastikan PPDB online tahun 2021 berjalan baik dan lancar sesuai regulasi dengan tetap menerapkan prokes ketat, Disdik Kota Bogor membentuk Satuan Tugas (Satgas) yang diketuai Sekretaris Disdik dibantu Kasubag renlap dan anggotanya dari unsur semua bidang pendidikan.

penulis pratama

editor Herman

print

You may also like...

Leave a Reply