Menu

Dark Mode
Mahkota Binokasih Sampai di Bogor, Disambut Dedie Rachim Laba Indocement Kuartal 1 Tahun 2026 Naik 2,1 Persen Berkontur Curam, Panaragan Jadi Pilot Project EWS Siap Hadapi Porprov, Dedie–Jenal Beri Dukungan untuk Cabor Dari Perlindungan hingga Kepedulian: Bukti Nyata Negara Hadir untuk Pekerja Indonesia Bukti Negara Hadir di Tengah Duka, Bpjs Ketenagkerjaan Serahkan Santunan JKK 494 Juta

Kabar Lifestyle

Bocoran Memo: TikTok Sepakat Jual Unit Bisnis di AS Januari 2026

badge-check


					Trump umumkan kesepakatan awal dengan China soal divestasi TikTok. Langkah ini menjaga operasional TikTok tetap berjalan di Amerika Serikat.(Foto: NurPhoto) Perbesar

Trump umumkan kesepakatan awal dengan China soal divestasi TikTok. Langkah ini menjaga operasional TikTok tetap berjalan di Amerika Serikat.(Foto: NurPhoto)

Induk perusahaan TikTok, ByteDance, disebut telah meneken kesepakatan untuk menjual unit bisnis TikTok di Amerika Serikat (AS) kepada perusahaan patungan (joint venture) yang dikendalikan oleh investor asal AS. 

Adapun konsorsium perusahaan-perusahaan AS yang mengakuisisi entitas TikTok di negeri Paman Sam tersebut dipimpin oleh perusahaan teknologi Oracle dan firma investasi Silver Lake. 

Kesepakatan tersebut terungkap dalam sebuah memo internal dari CEO TikTok untuk para karyawan, yang didapatkan oleh kantor berita Reuters.

Dalam memo itu, disebutkan bahwa transaksi pembelian TikTok ini dijadwalkan rampung pada 22 Januari 2026 mendatang.

Tidak disebutkan berapa nilai transaksi ini. Namun yang jelas, dalam kesepakatan terbaru itu, kendali TikTok di AS akan beralih ke perusahaan patungan alias konsorsium yang berbasis di AS.

Kabarnya, para investor ini akan menguasai sekitar 45 persen saham di entitas baru TikTok AS secara kolektif. Sementara itu, ByteDance disebut hanya akan mempertahankan porsi minoritas kepemilikan, yakni kurang dari 20 persen saham. 

Belum ada konfirmasi apakah memo internal dari CEO TikTok ini akurat atau tidak. Hingga berita ini ditulis, pihak ByteDance belum mengumumkan peresmian kesepakatan soal penjualan saham kepemilikan TikTok di AS.

Namun jika memo tersebut akurat, maka ini mengakhiri drama panjang upaya pemerintah AS yang mendesak ByteDance melepas TikTok di AS dengan alasan keamanan nasional, sebagaimana dirangkum KomapsTekno dair Reuters.

Selain itu, kesepakatan ini juga akan dipandang sebagai solusi kompromi untuk meredakan ketegangan antara AS dan China, terkait kepemilikan dan pengelolaan data pengguna TikTok di AS. 

Sebab, selama beberapa tahun terakhir, TikTok berada di bawah tekanan regulasi yang cukup ketat, termasuk ancaman pemblokiran jika ByteDance tidak melakukan divestasi platform video pendek tersebut. 

Sumber: kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Laba Indocement Kuartal 1 Tahun 2026 Naik 2,1 Persen

6 May 2026 - 22:21 WIB

Ngeri! Buaya Raksasa Masuk Dapur Hotel Mewah, Heboh di Medsos

2 May 2026 - 14:08 WIB

Samsung QLED Q5F 43 Inci Rilis di RI, TV Rp 4 Jutaan 7 Tahun Update

2 May 2026 - 13:50 WIB

50+ Ucapan Selamat Hari Kartini 2026 untuk WhatsApp Status & IG Story

21 April 2026 - 11:22 WIB

Johny Srouji Jadi Bos Hardware Apple, Peran Makin Besar

21 April 2026 - 11:19 WIB

Trending on Kabar Lifestyle