Menu

Dark Mode
Program Kerja 2026 Ditetapkan, Pramuka Kota Bogor Makin Tancap Gas Ketua DPRD Adityawarman Adil Apresiasi Sinergi TNI dalam Pembangunan Jembatan Garuda Solusi Bangun Indonesia Dorong Inovasi Stabilisasi Tanah Sidak Pasar Gembrong dan Jambu Dua, Komisi II DPRD Kota Bogor Soroti Kenaikan Harga dan Akses Angkot ​DPRD Kota Bogor dan Disnaker Bahas Persiapan THR, Siapkan Posko Pengaduan Terima Pemuda Al-Irsyad, Adityawarman: Salut untuk Pemuda yang Beraktualisasi di Bidang Sosial

Kabar Lifestyle

BMKG Ungkap Pemicu Gempa M6,4 Guncang Sinabang Aceh

badge-check


					Ilustrasi. BMKG mengungkap penyebab gempa M6.4 di Sinabang, Aceh, akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia. Gempa tidak berpotensi tsunami. (Foto: Istockphoto/ Vchal) Perbesar

Ilustrasi. BMKG mengungkap penyebab gempa M6.4 di Sinabang, Aceh, akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia. Gempa tidak berpotensi tsunami. (Foto: Istockphoto/ Vchal)

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap penyebab gempa M6.4 di Sinabang, Aceh pada Selasa (3/3). Simak penjelasannya.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia menunjam ke Lempeng Eurasia,” ujar Plt. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono dalam keterangannya, Selasa (3/3).

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” tambahnya.

Gempa dengan parameter update M6,1 mengguncang wilayah Sinabang, Aceh pada Selasa (3/3) pukul 11.56 WIB.

Gempa ini memiliki episenter pada koordinat 1,85 derajat LU dan 96,40 derajat BT, tepatnya berlokasi dilautpada jarak 69 kilometer arah tenggara Sinabang, Aceh. Pusat gempa ini terletak pada kedalaman 26 kilometer.

Hasil pemodelan BMKG menunjukkan gempa bumi dangkal ini tidak berpotensi memicu tsunami.

Gempa ini terasa di sejumlah wilayah Aceh, seperti di daerah Aceh Singkil, Aceh Barat Daya, Nagan Raya dan Simeulue, dengan skala intensitas IV MMI;daerah Nias dan Pinangsori dengan skala intensitas III-IV MMI; daerah Aceh Selatan, Meulaboh Blang Pidie, Nias Utara, Medan, Tarutung, Aek Godang dan Subulussalam dengan skala intensitas III MMI.

Gempa ini juga terasa dan berdampak didaerah Gunungsitoli, Aceh Tengah, Aceh Jaya dan Gayo Lues dengan skala intensitas II-III MMI; serta daerah Bener Meriah, Banda Aceh dan Aceh Besar dengan skala intensitas II MMI.

Lebih lanjut, pemantauan BMKG hingga pukul 12.18 WIB menunjukkan belum adanya aktivitas susulan atau aftershock.

Sumber: cnnindonesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Solusi Bangun Indonesia Dorong Inovasi Stabilisasi Tanah

10 March 2026 - 22:37 WIB

Printer 3D Bambu Lab Resmi Masuk Indonesia

7 March 2026 - 21:26 WIB

Vidi Aldiano Meninggal, Netizen Berduka Cita

7 March 2026 - 21:20 WIB

Senjata AI Ini Jadi Kunci Serangan AS ke Iran, Bisa Hantam 1000 Target

7 March 2026 - 21:16 WIB

AS-Iran Ribut Soal Nuklir, Bill Gates Malah Bangun Reaktor

7 March 2026 - 21:13 WIB

Trending on Kabar Lifestyle