Bima Tunggu Kesepakatan PT.PGI

image

Bima Arya

Pemerintah Kota Bogor masih menunggu  kesepakatan dari PT. PGI terkait revisi desain dan perencanaan lainnya menyangkut kelanjutan optimalisasi terminal Baranangsiang.

Walikota Bogor Bima Arya mengatakan, bahwa persoalan mangkraknya rencana kelanjutan optimalisasi Terminal Baranangsiang sampai saat ini masih menunggu kesepakatan dari pihak ketiga PT. PGI, dan ditargetkan di akhir tahun 2015 ini  harus sudah terjalin kesepakatan kesepakatan. Untuk perencanaan fungsi penunjang terminal rencananya tidak lagi membangun hotel, tetapi konsepnya akan dirubah menjadi apartemen.

“Kita sedang menunggu hasil kesepakatan dengan PT. PGI, kita harapkan akhir tahun ini sudah clear dan selesai dimana pihak ketiga menyetujui revisi revisi desain dan lainnya,” kata Walikota Bogor Bima Arya.

Bima menjelaskan, terdapat perubahan drastis terkait rencana pembangunan terminal Baranangsiang, karena adanya rencana pembangunan LRT dari Jakarta sampai ke terminal Baranangsiang, diantaranya, pembangunan di terminal akan terintegrasi, seperti pembangunan underpass, park and ride, serta fungsi lainnya, termasuk fungsi penunjang.

“Semua perencanaan terus dibahas dengan PT. Pancakarya Grahatama Indonesia (PGI) dan pihak lainnya. Bagi PGI ini nantinya akan sangat menguntungkan, apalagi dengan akan masuknya Light Rain Transit (LRT) ke terminal dan adanya park and ride,” jelas Bima.

Meski begitu, Walikota berharap supaya warga yang berada di sekitar Terminal Baranangsiang jangan sampai terpinggirkan dan harus terakomodir secara maksimal. “Pokonya semuanya harus maksimal terakomodir dan semua warga terminal harus dilibatkan. Saya sudah meminta agar Bappeda segera menuntaskan kesepakatan perjanjian antara Pemkot Bogor dengan PT. PGI,” tandasnya. (Yuda)

print

You may also like...