Bima : Teknologi Harus Mempersatukan

Betapa hebatnya para pendiri bangsa, para pemuda Indonesia tahun 1928 lalu. Di tengah-tengah kondisi nusantara pada masa itu yang berada jauh satu sama lain dengan segala keterbatasan fasilitas dan infrastruktur yang ada. Tetapi, para pemuda kala itu berkorban untuk berkumpul dan bersatu di Jakarta dengan menghadapi semua tantangan dan cobaan tersebut di atas. Mereka pun berasal dari suku bangsa dan agama yang berbeda. Namun begitu mereka berkumpul dan bersatu dalam satu bahasa, yaitu bahasa Indonesia.

print

You may also like...