Bikin Kesal, Bocah 4 Tahun Tewas di Tangan Ibu Tiri

Penganiayaan balita berinisial SU (4) oleh ibu tirinya ZFL (20) hingga meninggal dunia, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan warga Kampung Situpete RT 04 RW 10, Kelurahan Sukadamai, Kecamatan Tanah Sareal itu mengaku kesal dengan bocah tak berdosa itu.

Menurut Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Hendri Fiuser, peristiwa penganiayaan SU berawal dari kekesalan ZFL terhadap anak kandungnya, namun yang dianiaya malah anak tirinya.

“Terakhir, pelaku menarik rambut korban, dicubit lengan dan dadanya, kemudian kepalanya dibenturkan ke tembok. Hingga akhirnya dari hasil otopsi, tengkorak belakangnya pecah dan retak,” ungkap Kapolresta.

Pelaku, lanjut Hendri, mengaku menganiaya  korban beberapa kali. “Pelaku dikenakan  pasal 76 c Jo pasal 80 ayat 3 UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan hukuman minimal 15 tahun penjara. Suami ZFL tidak mengetahui jika istrinya kerap melakukan penganiayaan kepada anak tirinya, karena suami pelaku bekerja di Surabaya dan dua bulan sekali pulang. Penganiayaan tidak direncanakan, setiap kesal baru melakukan penganiayaan. Jadi random, puncaknya itu kemarin itu,” tuturnya.

Sebelumnya diketahui, SU tewas setelah dibawa ke Puskesmas Mekarwangi dengan kondisi punggung dan tangan SU penuh dengan lembam. Melihat kondisi tersebut petugas puskesmas melapor ke Polsek Tanah Sareal Kota Bogor.

[ald]

image_pdfimage_print
Share

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *