Rencana Kandaga Urang Sunda menggelar pawai obor di sepanjang Jalan Empang, Pahlawan hingga Batutulis dalam rangka memperingati 1 Muharram 1444 Hijriah yang jatuh pada 30 Juli 2022, batal dilaksanakan. Sebagai gantinya Kandaga Urang Sunda menggelar Zikir Akbar dan pentas seni budaya di Bumi Ageung Batutulis (depan Istana Batutulis).
Menurut Ketua Kandaga Urang Sunda Shahlan Rasyidi, pawai obor yang sedianya akan digelar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1441 Hijirah, bekerjasama dengan Mahad Nurul Fata Al Habib Hasan Al Attas tersebut batal digelar. Hal itu lantaran tidak dikeluarkannya izin dari pihak kepolisian.

“Bidang keagamaan punya gagasan saat itu, yakni pawai obor menyambut 1 Muharram dengan pentas seni Bumi Siliwangi. Untuk membumikan kembali Pajajaran, sekaligus ada kegiatan keagamaan. Pawai obor dari Empang ke Balai Ageung. Tapi karena satu dan lain hal. Salah satunya dinilai rute pawai masuk kawasan ring 1 (Istana Bogor), lalu juga ada isu kekhawatiran ditunggangi organisasi yang dilarang pemerintah. Maka kami mengalah membatalkan pawai obor, dan lebih baik mengadakan zikir akbar serta pentas seni budaya,” kata Shahlan.
Sebenarnya, lanjut Sahlan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan Pemkot Bogor dan mendapatkan lampu hijau untuk menggelar pawai obor. Bahkan sudah mengantungi izin dari Polsek, satgas covid, Disparbud, rt, rw dan Kelurahan.
“Kita agak kecewa, tapi nggak apa-apa lah. Kita ganti dengan Dzikir Akbar Bumi Siliwangi 2022, tetap kolaborasi unsur keagamaan dengan pentas seni budaya, yang sudah lama tidak kita saksikan,” katanya.
Sementara itu itu Ketua Panitia Pelaksana Dzikir Akbar Bumi Siliwangi Muhammad Aliyudin didampingi Sekjen Kandaga Urang Sunda Gugum Gumelar menambahkan, pihaknya sudah memberikan informasi kepada masyarakat Kota Bogor, khususnya di wilayah Bogor Selatan bahwa Kandaga Urang Sunda membatalkan pawai obor dan menggantinya dengan zikir akbar dan pentas seni budaya.
“Pada Sabtu (30 Juli 2022), akan kita laksanakan zikir akbar dan pentas seni budaya di Balai Ageung Batutulis. Kita akan mulai pada pukul 09:00 WIB, dengan pentas seni budaya Sunda seperti reog dan jaipong, calung ,debus, pencak silat dan juga hadroh marawis hingga qosidah,” jelasnya.
Diprediksi gelaran Dzikir Akbar Bumi Siliwangi 2022 akan dihadiri 600 sampai 700 orang, mulai dari sanggar, paguyuban hingga dari Habib Hasan dan lainnya.
Penulis Pratama
Editor Aldho Herman














