Menu

Dark Mode
ChromeOS Bakal Pensiun, Diganti Aluminium OS untuk Chromebook Bonobo Bisa Bermain Pura-pura Layaknya Manusia, Ilmuwan Kagum PPLI Dukung Program 1 Hektar Hutan Kota Pemkab Bogor Peduli Lingkungan, PMC dan Kecamatan Bojonggede Tanam Pohon Anggota DPR AS Desak Bill Gates Bersaksi di Bawah Sumpah soal Epstein Elon Musk Tuding Perdana Menteri Spanyol Tiran, Kenapa?

Kabar Politik

Atang Buka-bukan Soal Annida

badge-check


					Atang Buka-bukan Soal Annida Perbesar

Calon Walikota Bogor Atang Trisnanto mulai buka-bukaan, terkait alasannya memilih pendampingnya (Annida Alivia) dalam Pilkada Kota Bogor dari kalangan generasi muda. Hal itu dibongkar Atang saat menjadi narasumber dalam acara peluncuran gerakan Pahlawan Demokrasi yang diadakan Bidang Kepemudaan DPP PKS, Selasa, (3/9/2024).

Seperti dikutip di halaman web pks.id gerakan  pahlawan Demokrasi ini diluncurkan untuk menginspirasi dan melibatkan generasi muda aktif dalam politik, terutama dalam menghadapi Pilkada serentak 2024 mendatang.

Menurut Atang, salah satu latar belakang berpasangan dengan Annida Allivia dalam Pilwalkot Bogor ini, karena sudah waktunya anak muda tidak hanya menjadi objek yang dicari suaranya, tetapi harus aktif menjadi subjek.

“Karena kita masih muda jadi kalau bicara pahlawan demokrasi adalah anak-anak muda yang harus tampil menjadi subjek pembangunan,” kata Atang.

Atang juga menilai pemilihan nuasana pakaian yang dikenakan dirinya dan Annida mencirikan anak muda yang berani dan kolaboratif, yakni merah muda dan hitam.

Kolaborasi pemimpin muda dari generasi X (Atang) yang bisa menyambungkan dengan generasi baby boomer dan milenial dengan generasi Z (Annida) yang menyambungkan dengan generasi alfa membuat semua generasi dapat dipayungi.

“Jadi kami pasangan komplet mulai dari anak-anak hingga orang tua,” ungkap Atang, yang siap mewujudkan visi “Kota Bogor Nyaman untuk Semua” 

Ketua DPRD Kota Bogor periode 2019-2024 ini optimis jika dirinya menduduki kursi eksekutif, maka ia akan mengimplementasikan kebijakan-kebijakan yang telah dibuatnya ketika di parlemen.

“Banyak Perda yang sudah kami buat berdasarkan diskusi dengan masyarakat, itu tidak bisa dieksekusi karena keterbatasan tupoksi legislatif,” jelasnya.

 pratama (sumber pks.id)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Rapat Kerja dengan Dinkukmdagin, Komisi IV DPRD Bogor Fokus Inflasi dan Penguatan UMKM

27 January 2026 - 22:54 WIB

Perkuat Sinergitas, Kapolresta Temui Pimpinan DPRD Kota Bogor

27 January 2026 - 20:08 WIB

Ulang Tahun, Redpem dan PDI-P Gelar Baksos di Pandeglang

18 January 2026 - 22:02 WIB

 Komisi IV DPRD Kota Bogor Bahas Sinergi dan Pembentukan Panja

13 January 2026 - 22:14 WIB

Terima Kunjungan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Kota Bogor, Ini Kata Ketua DPRD

8 January 2026 - 22:15 WIB

Trending on Kabar Politik