Menu

Dark Mode
PPLI Dukung Program 1 Hektar Hutan Kota Pemkab Bogor Peduli Lingkungan, PMC dan Kecamatan Bojonggede Tanam Pohon Anggota DPR AS Desak Bill Gates Bersaksi di Bawah Sumpah soal Epstein Elon Musk Tuding Perdana Menteri Spanyol Tiran, Kenapa? Galaxy S25 Ultra Akan Abadikan Pembukaan Olimpiade Musim Dingin Pinjam Pakai Eks Kantor Imigrasi, Pemkot Bogor Teken Perjanjian

Headline

Antisipasi Corona, Warga Depok Kompak Lockdown Kompleknya Sendiri

badge-check


					Antisipasi Corona, Warga Depok Kompak Lockdown Kompleknya Sendiri Perbesar

Upaya pencegahan penyebaran virus corona tak hanya dilakukan pemerintah saja. Masyarakat juga melakukan upaya antisipasi.

Macam-macam cara yang dilakukan, salah satunya seperti di perumahan Grand Putra Mandiri di Tanah Baru, Beji, Depok, Jawa Barat.
Kumparan berbincang dengan Ketua RT 11/12, Faosiaro, yang menginisiasi lockdown lokal di kompleknya ini.
“Pertama, ini dari beberapa masukan dari warga GPM. Kedua sesuai petunjuk dan arahan dari Pemkot Depok tentang penanggulangan dan pencegahan menyebarnya virus Corona di komplek GPM,” beber pria yang akrab disapa Aro, Jumat (27/3).
Pemberlakuan lockdown lokal ini mulai 26 Maret. Pihak pengurus RT dan warga membuat sejumlah aturan yang mesti ditaati semua.
Berikut aturannya:
A. BAGI WARGA PENGGUNA OJOL
Penumpang, Ojek/taksi online-Food, Ojek/taksi online-Send di mana titik terakhir pengantaran, pengambilan barang dan penunggu ojol diharapkan berada di Pos Security.
B. BAGI WARGA BELANJA SAYUR MAYUR KELILING / PEDAGANG LAIN
1. Pedagang apapun hanya boleh sampai depan Gerbang GPM (dilarang masuk)
2. Pedagang akan diinfo untuk menunggu di depan portal dari jam 06.0009.00 wib dan pukul 16.0018.00 wib
C. PENGANTARAN BARANG BESAR*
(* Dimensi/ukuran besar yang memang harus diantar sampai rumah warga) Pengantaran sampai dirumah warga tetapi mengharuskan iin dari security.
D. PENERIMAAN TAMU
Setiap tamu harus lapor ke Security dengan memberikan informasi sebagai berikut :
1. Nama warga yang harus ditemui
2. Nomor rumah yang akan dituju
3. Disemprot disinfectan oleh petugas security dan/atau cuci tangan di Pos Security
4. Meninggalkan identitas diri (KTP/SIM) di Pos Security
“Alhamdulilah sejauh ini prosesnya lancar karena partisipasi dan kerjasama warga sangat tinggi,” tutup Aro,
Bagaimana dengan komplek lain, tertarik mencoba?
sumber kumparan.com
foto kumparan.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

PPLI Dukung Program 1 Hektar Hutan Kota Pemkab Bogor

5 February 2026 - 23:26 WIB

HPN 2026 Banten Siap Digelar, PWI Pusat dan Panitia HPN Konsolidasi

3 February 2026 - 13:01 WIB

Kepala BNN RI Dukung Penguatan Koordinasi Nasional

2 February 2026 - 09:17 WIB

Jalan Batutulis Retak, Dedie Rachim Instruksikan Tutup Jalur Sepeda Motor

30 January 2026 - 18:56 WIB

Kasum TNI Tinjau Pembangunan Huntara-Huntap di Tapanuli Selatan

30 January 2026 - 18:17 WIB

Trending on Headline