Menu

Dark Mode
Komisi XIII DPR RI Apresiasi Capaikan Kinerja dan Inovasi Imigrasi Bogor Bangunan Penyebab Banjir di Utara, Dedie Rachim Intruksikan Bongkar Jika Perlu Badai Radiasi Level S4 Hantam Bumi, Terparah dalam Dua Dekade IndiHome Dikabarkan Down, Netizen Berkeluh Kesah Mantan Wanita Terkaya Dunia yang Dipenjara Mohon Ampun ke Trump Arknights: Endfield Resmi Rilis di PS5 Hingga Mobile, Ini Kode Redeemnya

Bogoh Ka Bogor

Antisipasi Bencana, Pohon Rawan Tumbang Dipangkas

badge-check


					Antisipasi Bencana, Pohon Rawan Tumbang Dipangkas Perbesar

Melihat kondisi cuaca di Kota Bogor saat ini cukup esktrem, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Jawa Barat, melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) melakukan penanganan pohon di wilayah Kota Bogor dengan cara dipangkas, sebagai langkah antisipasi bencana. Hal itu dilakukan, karena Kota Bogor memiliki banyak pohon yang ukuran cukup besar dan usianya cukup tua.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bogor, di wilayah tersebut pada November 2024 terjadi 43 kejadian pohon tumbang.

Kepala Bidang Keanekaragaman Hayati Disperumkim Kota Bogor Devi Librianti mengatakan, penanganan antisipasi bencana pohon tumbang dilakukan dengan memangkas pohon yang mengarah ke jalan, terutama pohon-pohon tinggi.

“Kami selalu memunculkan warning di Instagram kalau cuaca tidak bersahabat, agar warga tidak melintas di jalan-jalan tertentu. Kami juga meminta partisipasi masyarakat di permukiman untuk memangkas pohon sendiri,” jelasnya.

Kendati demikian, kata Devi, pemangkasan pohon di permukiman sedikit sulit dilakukan. Lantaran masyarakat atau pengembang perumahan jarang memiliki armada untuk memangkas pohon.

“Jadi masih tetap saja pengajuannya ke Disperumkim,” ucapnya.

Di samping itu, Devi mengimbau masyarakat agar mengurungkan melanjutkan perjalanan apabila hujan deras turun. Apabila sudah berada di jalan, kata Devi, alangkah baiknya mencari tempat berteduh dengan struktur bangunan kuat. Seperti pelataran ruko, pertokoan, atau di bawah jalan layang.

“Lebih baik berhenti, jangan melanjutkan pekerjaan. Lalu jangan ngebut dan tetap waspada, sering lihat ke arah struktur pepohonan, karena pohon tumbang tidak sekaligus kecuali angin besar. Pasti ada tanda-tanda dan suara batang retak,” jelasnya.

Devi pun mengingatkan masyarakat untuk melapor kepada Disperumkim Kota Bogor apabila menemukan kondisi pohon yang membahayakan, agar segera dilakukan penanganan.

“Laporkan jika ada dahan yang kelihatan retak, ada ranting kering, tajuk berat sebelah apalagi banyak daunnya, atau batang yang sepertinya ditumbuhi jamur dan mulai membusuk,” ujarnya. ADV

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tegas, Pemkot Konsisten Implemantasikan Batas Angkot Usia 20 Tahun

20 January 2026 - 20:13 WIB

Lokasi Sekolah Rakyat di Rancamaya di Bogor Ditinjau Kemensos

20 January 2026 - 20:02 WIB

12 Pejabat Dilantik, Ini Pesan Wali Kota Bogor

15 January 2026 - 22:44 WIB

Bhakti Lintas Agama Kota Bogor, Wujud Komitmen Merawat Kebhinekaan

12 January 2026 - 22:24 WIB

Dedie Rachim Lantik 26 Pejabat

23 December 2025 - 10:23 WIB

Trending on Bogoh Ka Bogor