Menu

Dark Mode
Perkuat Aksi Iklim dan Konservasi Hayati, Indocement Tanam Pohon Lokal ​Kota Bogor Juara Umum POPWILDA 2026 China Klaim Ada ‘Ikan Mata-mata’ yang Pantau Perairannya China Perketat Ekspor Indium untuk Chip AI, Ini Fakta-faktanya Microsoft Akan Cabut Dukungan Office 2021, Catat Tanggalnya! Norwegia Larang Anak SD Pakai AI Agar Tak Lupa Baca Tulis

Kabar Bogor

Antisipasi Bencana, Pohon Rawan Tumbang Dipangkas

badge-check


					Antisipasi Bencana, Pohon Rawan Tumbang Dipangkas Perbesar

Melihat kondisi cuaca di Kota Bogor saat ini cukup esktrem, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Jawa Barat, melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) melakukan penanganan pohon di wilayah Kota Bogor dengan cara dipangkas, sebagai langkah antisipasi bencana. Hal itu dilakukan, karena Kota Bogor memiliki banyak pohon yang ukuran cukup besar dan usianya cukup tua.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bogor, di wilayah tersebut pada November 2024 terjadi 43 kejadian pohon tumbang.

Kepala Bidang Keanekaragaman Hayati Disperumkim Kota Bogor Devi Librianti mengatakan, penanganan antisipasi bencana pohon tumbang dilakukan dengan memangkas pohon yang mengarah ke jalan, terutama pohon-pohon tinggi.

“Kami selalu memunculkan warning di Instagram kalau cuaca tidak bersahabat, agar warga tidak melintas di jalan-jalan tertentu. Kami juga meminta partisipasi masyarakat di permukiman untuk memangkas pohon sendiri,” jelasnya.

Kendati demikian, kata Devi, pemangkasan pohon di permukiman sedikit sulit dilakukan. Lantaran masyarakat atau pengembang perumahan jarang memiliki armada untuk memangkas pohon.

“Jadi masih tetap saja pengajuannya ke Disperumkim,” ucapnya.

Di samping itu, Devi mengimbau masyarakat agar mengurungkan melanjutkan perjalanan apabila hujan deras turun. Apabila sudah berada di jalan, kata Devi, alangkah baiknya mencari tempat berteduh dengan struktur bangunan kuat. Seperti pelataran ruko, pertokoan, atau di bawah jalan layang.

“Lebih baik berhenti, jangan melanjutkan pekerjaan. Lalu jangan ngebut dan tetap waspada, sering lihat ke arah struktur pepohonan, karena pohon tumbang tidak sekaligus kecuali angin besar. Pasti ada tanda-tanda dan suara batang retak,” jelasnya.

Devi pun mengingatkan masyarakat untuk melapor kepada Disperumkim Kota Bogor apabila menemukan kondisi pohon yang membahayakan, agar segera dilakukan penanganan.

“Laporkan jika ada dahan yang kelihatan retak, ada ranting kering, tajuk berat sebelah apalagi banyak daunnya, atau batang yang sepertinya ditumbuhi jamur dan mulai membusuk,” ujarnya. ADV

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jenal Mutaqin Apresiasi Peran HMI MPO di Bidang Pendidikan dan Lingkungan

20 June 2026 - 13:57 WIB

Ini Langkah Awal Arwinsyah Putra Usai Terpilih Jadi Ketua Kadin

18 June 2026 - 15:15 WIB

Duta KTR Kota Bogor Dikukuhkan

17 June 2026 - 15:19 WIB

Bentuk Saka Adminduk, Pramuka Kota Bogor dan Discukcapil Teken MoU

13 June 2026 - 22:23 WIB

HJB, Imigrasi Bogor Layani 544 Pemohon Paspor

13 June 2026 - 09:43 WIB

Trending on Kabar Bogor