Menu

Dark Mode
Peduli Korban Bencana, PEKA PWI Kota Bogor Bareng Baznas Buka Donasi TNI dan Warga Bangun Jembatan Gantung Penghubung Dua Kecamatan di Sukabumi Daftar Pemenang Apple App Store Awards 2025: Pokemon TCG Pocket – Strava iPhone Air Produk Gagal, Brand China Batalkan Proyek HP Tipis Bos Xiaomi Peringatkan Harga HP Naik Tahun Depan, Ini Penyebabnya Xiaomi Kabarnya Susul Huawei dan Samsung Luncurkan HP Lipat Tiga

Headline

Antisipasi Bencana, Korem 061 Suryakancana Siagakan 5000 Personil

badge-check


					Antisipasi Bencana, Korem 061 Suryakancana Siagakan 5000 Personil Perbesar

image

Sedikitnya 5.000 personil TNI dari Korem 061 Suryakancana disiagakan untuk membantu penanggulangan bencana di wilayah Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten Cianjur. Tingginya intensitas hujan mengharusnya seluruh personil dan masyarakat tidak boleh lengah karena bencana bisa terjadi kapan saja.

“Wilayah Korem 061 Suryakancana termasuk daerah rawan bencana tinggi. Makanya, jangan berspekulasi. Semua harus ikut mengantisipasi,” ujar Danrem 061 Suryakancana Kolonel Inf. Fulad di sela-sela apel penanggulangan bencana di Lapangan Sempur, Senin (16/11/2015). Selain personil penanggulangan bencana, rakyat yang tinggal di wilayah rawan bencana pun harus waspada.

Menurut Fulad, wilayah Korem 061 Suryakancana selain rawan longsor juga rawan banjir. Bahkan, hujan yang selalu disertai angin kencang juga berpotensi menyebabkan pohon tumbang dan bencana puting beliung. Khusus Kota Bogor, ada 1.000 personil TNI dibantu personil kepolisian yang siaga dalam penanggulangan bencana.

“Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak buang sampah sembarangan. Karena sampah menjadi penyebab macetnya air di sungai sehingga banjir,” tutur Fulad.

Sementara, Kepala BPBD Kota Bogor Ganjar Gunawan menambahkan hujan 3-4 jam di Kota Bogor telah menyebabkan longsor dan banjir di 11 titik. Menurut dia, anggaran bantuan bencana berada di kewenangan kas daerah. Ke depan, dia mengusulkan agar anggaran khusus bencana ada di tangan BPBD sehingga mudah dalam proses pencairan bantuan.

“Dana tanggap darurat bencana ada di kas daerah dalam bentuk belanja tak terduga. Sekarang sedang diupayakan supaya bisa di BPBD sehingga pencairannya lebih cepat,” ucap Ganjar. Tahun 2015 ini total dana tak terduga mencapai Rp 12 miliar. Tahun lalu, dana tak terduga yang terpakai Rp 5 miliar. (Deni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

TNI dan Warga Bangun Jembatan Gantung Penghubung Dua Kecamatan di Sukabumi

5 December 2025 - 15:19 WIB

Hanif Faisol Tanam Tanaman Endemik di TMII

29 November 2025 - 21:44 WIB

Persatuan Wartawan Indonesia Modernisasi Tata Kelola

25 November 2025 - 08:29 WIB

Didukung Farhan, Kota Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Konferensi PWI Jawa Barat

24 November 2025 - 15:46 WIB

Duta Muda BPJS Nasional Dikukuhkan, Agent of Change JKN Jadi Figur Inspiratif

20 November 2025 - 10:36 WIB

Trending on Headline