Menu

Dark Mode
Tim Sepakbola Kota Bogor Tampil Gemilang di Popwilda 2026 Ini Langkah Awal Arwinsyah Putra Usai Terpilih Jadi Ketua Kadin Apa Penyebab Tubuh Pegal Saat di Ruangan Ber-AC? Ini Kata Dokter Dukung Konektivitas Digital, MoraRepublic Operasikan SKKL Rising 8 Ada Organisme Raksasa di Bawah Tanah yang Menjaga Bumi Ancaman Hak Kekayaan Intelektual Makin Masif, Komdigi Perkuat Pengawasan

Kabar Bogor

Air Diputus Sepihak, Penghuni Cluster Casa Harmony Protes

badge-check

CdeLfN4WIAEG4h5Puluhan pemilik rumah dan penghuni cluster Casa Harmony dan Harmony 5 Kompleks Perumahan Bogor Nirwana Residence (BNR), Bogor Selatan mengaku kecewa dengan pelayanan dan kebijakan yang dilakukan pihak manajemen dan pengembang.

Kekecewaan dan kekesalan mereka ini semakin memuncak setelah dalam beberapa waktu ini dilakukannya pemutusan aliran air bersih oleh pihak pengelola terhadap sejumlah rumah penghuni yang dinilai warga secara sepihak.

Selain itu, persoalan jumlah tagihan pembayaran air pun dikeluhkan dan dipertanyakan warga. Pasalnya, disinyalir dilakukan dengan cara “menembak” tanpa hitung-hitungan pasti sesuai pemakaian konsumen.

Menurut keterangan seorang penghuni cluster Casa Harmony, Eva kepada kabaronline, Rabu (16/03/16) mengungkapkan, dirinya dirugikan setelah pasokan air bersih diputus begitu saja oleh pihak manajemen tanpa ada surat pemberitahuan atau peringatan terlebih dulu.

“Senin (14/03/16) siang pukul 12.00 WIB tiba-tiba saja aliran air di rumah saya diputus, waktu itu di rumah cuma ada pembantu saja. Saya sendiri baru pulang sekitar pukul 14.30 WIB. Begitu tahu diputus saya langsung telepon pengelola dan nggak lama langsung saya transfer pembayarannya sebesar Rp 1,3 juta,” ungkap Eva.

Pembayaran sebesar itu, katanya, untuk tagihan pembayaran selama enam bulan per September 2015 sampai Februari 2016. “Tapi anehnya, kemarin (Selasa, 15/03/16) saya dapat lagi surat pembayaran yang hanya sampai bulan Januari saja,” ujarnya heran.

Tak cukup sampai di situ, ia juga menuturkan jika aliran air ingin dipasok kembali dirinya dikenakan lagi biaya pemasangan sebesar Rp 375 ribu.

“Sementara selama ini kita nggak pernah tahu ada aturan seperti itu. Pokoknya saya sama penghuni lainnya sudah kecewa dan sakit hati dengan pihak manajemen BNR ini yang sudah sewenang-wenang. Malah, mereka juga mengancam jika kita mengadu ke media akan diputus semua aliran air ke penghuni,” tuturnya. #Raditya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ini Langkah Awal Arwinsyah Putra Usai Terpilih Jadi Ketua Kadin

18 June 2026 - 15:15 WIB

Duta KTR Kota Bogor Dikukuhkan

17 June 2026 - 15:19 WIB

Bentuk Saka Adminduk, Pramuka Kota Bogor dan Discukcapil Teken MoU

13 June 2026 - 22:23 WIB

HJB, Imigrasi Bogor Layani 544 Pemohon Paspor

13 June 2026 - 09:43 WIB

HJB 544, Dedie-Jenal Beri Penghargaan kepada Masyarakat

3 June 2026 - 23:19 WIB

Trending on Kabar Bogor