Menu

Dark Mode
Serang Diego Garcia, Rudal Iran Mungkin Lebih Seram dari Perkiraan Ini Rudal Majid Iran yang Rontokkan Jet Siluman Amerika Google Ungkap Cara Sideloading Baru di Android, Harus Tunggu 24 Jam Cara Praktis Bikin Kartu Lebaran AI-Style di Galaxy S26 Series 1 Syawal Tak Seragam, Netizen Sepakat Tak Debatkan Penetapan Idul Fitri Tiba-tiba Ngetweet, Cristiano Ronaldo: Eid Mubarak Semuanya!

Kabar Bogor

Untung: Tak Ada Pemotongan Gaji di PDAM

badge-check


					Untung: Tak Ada Pemotongan Gaji di PDAM Perbesar

image

Direktur Utama PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Untung Kurniadi mengaku tidak mengetahui adanya aksi unjuk rasa yang dilakukan sekitar seratusan pegawainya ke Balaikota dan DPRD, Rabu (17/02/16).

Hal itu dikatakan Untung kepada sejumlah awak media yang menemuinya di Kantor PDAM, Jalan Siliwangi, Bogor Timur.

“Saya juga bingung apakah aksi unjuk rasa ini murni atau karena ada provokasi. Jadi karena ini tidak ada izinnya, maka dari kacamata Undang-Undang ini kategorinya liar,” kilah Untung.

Sepengetahuannya, untuk melakukan aksi unjuk rasa ini harus mengajukan izin terlebih dulu minimal tiga hari sebelumnya. Izin itu, katanya, disampaikan kepada pimpinan, pihak kepolisian, dan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnkertrans).

“Di PDAM ini ada prosedur bakunya. Dimana jika ada permasalahan karyawan bisa melaporkan kepada pimpinannya langsung, lalu kepada Kasubag dan Kabag hingga ke jajaran direksi,” papar Untung.

Sementara saat disinggung soal latar belakang aksi yang kabarnya lantaran adanya pemotongan gaji yang dilakukan direksi, Untung pun membantahnya.

“Tidak ada itu pemotongan gaji dan termasuk premi, tapi nanti akan saya cek. Kalau benar ada pemotongan itu jelas melanggar hukum. Kalau ada pegawai yang melakukan pemotongan, akan saya laporkan kepada aparat berwenang,” tegasnya.

Ketika terus didesak soal keterangan dari pegawai yang melakukan aksi yang menyebutkan bahwa adanya pemotongan gaji saat PDAM Tirta Pakuan melakukan gathering ke Anyer akhir tahun 2015 lalu, Untung pun tetap membantah tidak ada pemotongan gaji.

“Kalau yang ke Anyer itu dipotongnya dari uang insentif atau bonus akhir tahun. Dan insentif itu sesuai dengan SK direksi sejak saya menjabat di sini 2013, besaran insentif itu satu kali gaji,” jelas Untung. #D. Raditya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Libur Lebaran 1447 H, Ini Layanan Dinkes Kota Bogor

17 March 2026 - 10:24 WIB

Yantie Rachim Serukan Masyarakat Perkuat Semangat Berbagi kepada Anak Yatim

13 March 2026 - 09:55 WIB

Program Kerja 2026 Ditetapkan, Pramuka Kota Bogor Makin Tancap Gas

12 March 2026 - 20:55 WIB

Kwarran Bogor Barat Gelar Ramadan Fest 2026

12 March 2026 - 11:27 WIB

Balkot Ramadan Festival 2026 Resmi Dibuka, UMKM dan Layanan Publik Hadir di Balai Kota

12 March 2026 - 10:36 WIB

Trending on Kabar Bogor