Menu

Dark Mode
China Klaim Ada ‘Ikan Mata-mata’ yang Pantau Perairannya China Perketat Ekspor Indium untuk Chip AI, Ini Fakta-faktanya Microsoft Akan Cabut Dukungan Office 2021, Catat Tanggalnya! Norwegia Larang Anak SD Pakai AI Agar Tak Lupa Baca Tulis Co-founder Ubisoft Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Pesawat Proyek Raksasa di Gurun Nevada: 1.650 Antena untuk Mengintip Semesta

Kabar Bogor

Untung: Tak Ada Pemotongan Gaji di PDAM

badge-check


					Untung: Tak Ada Pemotongan Gaji di PDAM Perbesar

image

Direktur Utama PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Untung Kurniadi mengaku tidak mengetahui adanya aksi unjuk rasa yang dilakukan sekitar seratusan pegawainya ke Balaikota dan DPRD, Rabu (17/02/16).

Hal itu dikatakan Untung kepada sejumlah awak media yang menemuinya di Kantor PDAM, Jalan Siliwangi, Bogor Timur.

“Saya juga bingung apakah aksi unjuk rasa ini murni atau karena ada provokasi. Jadi karena ini tidak ada izinnya, maka dari kacamata Undang-Undang ini kategorinya liar,” kilah Untung.

Sepengetahuannya, untuk melakukan aksi unjuk rasa ini harus mengajukan izin terlebih dulu minimal tiga hari sebelumnya. Izin itu, katanya, disampaikan kepada pimpinan, pihak kepolisian, dan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnkertrans).

“Di PDAM ini ada prosedur bakunya. Dimana jika ada permasalahan karyawan bisa melaporkan kepada pimpinannya langsung, lalu kepada Kasubag dan Kabag hingga ke jajaran direksi,” papar Untung.

Sementara saat disinggung soal latar belakang aksi yang kabarnya lantaran adanya pemotongan gaji yang dilakukan direksi, Untung pun membantahnya.

“Tidak ada itu pemotongan gaji dan termasuk premi, tapi nanti akan saya cek. Kalau benar ada pemotongan itu jelas melanggar hukum. Kalau ada pegawai yang melakukan pemotongan, akan saya laporkan kepada aparat berwenang,” tegasnya.

Ketika terus didesak soal keterangan dari pegawai yang melakukan aksi yang menyebutkan bahwa adanya pemotongan gaji saat PDAM Tirta Pakuan melakukan gathering ke Anyer akhir tahun 2015 lalu, Untung pun tetap membantah tidak ada pemotongan gaji.

“Kalau yang ke Anyer itu dipotongnya dari uang insentif atau bonus akhir tahun. Dan insentif itu sesuai dengan SK direksi sejak saya menjabat di sini 2013, besaran insentif itu satu kali gaji,” jelas Untung. #D. Raditya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ini Langkah Awal Arwinsyah Putra Usai Terpilih Jadi Ketua Kadin

18 June 2026 - 15:15 WIB

Duta KTR Kota Bogor Dikukuhkan

17 June 2026 - 15:19 WIB

Bentuk Saka Adminduk, Pramuka Kota Bogor dan Discukcapil Teken MoU

13 June 2026 - 22:23 WIB

HJB, Imigrasi Bogor Layani 544 Pemohon Paspor

13 June 2026 - 09:43 WIB

HJB 544, Dedie-Jenal Beri Penghargaan kepada Masyarakat

3 June 2026 - 23:19 WIB

Trending on Kabar Bogor