Menu

Dark Mode
IPO SpaceX Bikin 9 Orang Terkaya Dunia Terlihat ‘Miskin’ Depan Elon Musk Sekolah Terluar Terbantu Internet Gratis Pemerintah, Tapi… Sering Terbangun Jam 3 Pagi? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya Tangkai Cabai Bisa Dipakai buat Bikin Yogurt? Ini Penjelasan Ilmiahnya Studi Baru: Paparan Mikroplastik Berpotensi Perparah Kondisi Liver Maling Kabur Pakai Taksi Robot Waymo, Sudah 6 Bulan Belum Tertangkap

Headline

Walikota Bogor Dinilai Langgar Sumpah Jabatan

badge-check


					Walikota Bogor Dinilai Langgar Sumpah Jabatan Perbesar

image

Sejumlah elemen masyarakat menilai Walikota Bogor Bima Arya telah melanggar sumpah jabatan yang telah diambilnya. Salah satunya yaitu dengan memenuhi undangan acara peresmian Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) beberapa waktu lalu.

Sebab, elemen masyarakat itu menilai HTI merupakan lembaga yang bertentangan dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Bogor Rachmat Imron Hidayat menegaskan hal itu saat digelarnya konferensi pers Gerakan Rakyat Untuk Pancasila (GRUP) di Taman Topi, Jalan Kapten Muslihat, Bogor Tengah, Kamis (11/02/16).

“Walikota datang atas undangan HTI, dengan dalih apapun tetap saja itu berarti telah mencederai dan mengingkari jabatan serta kewenangannya. Kami menuntut supaya walikota segera mencabut peresmian sekretariat HTI dan tidak mengijinkan HTI untuk berkembang di Kota Bogor serta menyampaikannya secara terbuka baik melalui media cetak maupun elektronik,” tegas Romi sapaannya.

Jika walikota tidak bersedia, maka katanya, diminta untuk segera mundur secara terhormat dari jabatannya karena sudah melanggar sumpah jabatan dan gagal faham.

Atas dasar itu pula, lanjut Romi, mereka yang tergabung dalam GRUP akan mendesak DPRD Kota Bogor untuk menggunakan hak angket lantaran walikota telah menyalahgunakan wewenangnya sebagai kepala daerah dan melanggar konstitusi.

“Kita akan segera bergerak ke DPRD agar para wakil rakyat segera bertindak,” tandasnya.

Sekadar informasi, elemen masyarakat yang bergabung dalam GRUP ini adalah GP Ansor, DPD KNPI Kota Bogor, KPTB, IPNU-IPPNU, Prodem, DPD Mapacas, GMNI Bogor Raya, PMII Pakuan, BEM FH Unida, serta masih banyak lagi elemen lainnya. #D. Raditya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

PKK Kelurahan Cipete Utara Dukung Gerakan RT/RW Sadar BPJS Ketenagakerjaan

11 June 2026 - 15:30 WIB

Sinergi Tanpa Batas: BPJS Ketenagakerjaan, Jasa Raharja, dan Polri Perkuat Kolaborasi Demi Layanan Prima Korban Kecelakaan Kerja

10 June 2026 - 14:41 WIB

Resmi Pertamax Naik Jadi Rp 16.250

10 June 2026 - 07:19 WIB

Wamenaker: Kerja di Hari Libur Nasional Wajib Bayar Lembur

26 May 2026 - 21:12 WIB

Tersangka Buang Tubuh Wanita dari atas Tol Kayumanis, Karena Sakit Hati

25 May 2026 - 18:50 WIB

Trending on Headline