Dentuman musik keras terdengar di seluruh lahan luas yang dipenuhi puluhan tenda berwarna putih, sejumlah kendaraan niaga pun terlihat terparkir di bagian depannya.

Belum lagi kilauan cahaya yang menerangi semua sudut area itu. Sesekali kilatan cahaya dari lampu laser berwarna hijau pun menerangi langit malam di area yang hingar-bingar itu.
Meski keadaan tanahnya sedikit becek setelah sore harinya kawasan ini diguyur hujan, namun tidak mengurangi antuasiasme pengunjung mendatangi pasar malam ini.
Begitulah hiruk-pikuk arena pasar malam yang telah ada sejak beberapa pekan lalu di Jalur Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi), tepatnya di Kelurahan Harjasari, Bogor Selatan, Kota Bogor.
Ragam stand yang menjual aneka komoditi memenuhi pasar malam ini. Tak hanya produk busana saja yang ditawarkan di sini, pilihan kuliner hingga wahana permainan untuk anak-anak pun tersedia.
Varian produk yang ditawarkan cukup banyak, dan untuk masalah harga pun tak perlu khawatir. Karena harga-harga yang ditawarkan sangat murah hanya berkisar antara Rp 10 ribu hingga Rp 50 ribuan saja untuk bermacam produk pakaian.
Sementara untuk harga beragam kuliner atau jajanan jauh lebih murah lagi hanya di kisaran Rp 3 ribu sampai Rp 20 ribuan. Para pengunjung sudah bisa mencicipi aneka jajanan seperti minuman ringan, bakso dan mie ayam, serta sejumlah jajanan pasar lainnya.
Praktis keberadaan pasar malam ini menjadi alternatif pilihan hiburan warga khususnya kalangan menengah ke bawah dan warga sekitar lokasi untuk bisa merasakan liburan layaknya orang kebanyakan.
Kendati dengan kondisi dan suasananya yang kurang nyaman, ragam pilihan hiburan dan stand yang sederhana, namun tidak menampakkan kekecewaan bagi mereka. Justru malah sebaliknya, mereka merasa terhibur dan senang.
“Ya, lumayan nggak usah cari hiburan jauh-jauh, di sini sudah lumayan lengkap. Yang penting anak-anak senang, dan nggak keluar banyak uang,” ungkap Oman, seorang pengunjung kepada kabaronline.co.id, Senin (08/02/16). #D. Raditya














