Menu

Dark Mode
Mahkota Binokasih Sampai di Bogor, Disambut Dedie Rachim Laba Indocement Kuartal 1 Tahun 2026 Naik 2,1 Persen Berkontur Curam, Panaragan Jadi Pilot Project EWS Siap Hadapi Porprov, Dedie–Jenal Beri Dukungan untuk Cabor Dari Perlindungan hingga Kepedulian: Bukti Nyata Negara Hadir untuk Pekerja Indonesia Bukti Negara Hadir di Tengah Duka, Bpjs Ketenagkerjaan Serahkan Santunan JKK 494 Juta

Headline

Antisipasi Bencana, Korem 061 Suryakancana Siagakan 5000 Personil

badge-check


					Antisipasi Bencana, Korem 061 Suryakancana Siagakan 5000 Personil Perbesar

image

Sedikitnya 5.000 personil TNI dari Korem 061 Suryakancana disiagakan untuk membantu penanggulangan bencana di wilayah Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten Cianjur. Tingginya intensitas hujan mengharusnya seluruh personil dan masyarakat tidak boleh lengah karena bencana bisa terjadi kapan saja.

“Wilayah Korem 061 Suryakancana termasuk daerah rawan bencana tinggi. Makanya, jangan berspekulasi. Semua harus ikut mengantisipasi,” ujar Danrem 061 Suryakancana Kolonel Inf. Fulad di sela-sela apel penanggulangan bencana di Lapangan Sempur, Senin (16/11/2015). Selain personil penanggulangan bencana, rakyat yang tinggal di wilayah rawan bencana pun harus waspada.

Menurut Fulad, wilayah Korem 061 Suryakancana selain rawan longsor juga rawan banjir. Bahkan, hujan yang selalu disertai angin kencang juga berpotensi menyebabkan pohon tumbang dan bencana puting beliung. Khusus Kota Bogor, ada 1.000 personil TNI dibantu personil kepolisian yang siaga dalam penanggulangan bencana.

“Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak buang sampah sembarangan. Karena sampah menjadi penyebab macetnya air di sungai sehingga banjir,” tutur Fulad.

Sementara, Kepala BPBD Kota Bogor Ganjar Gunawan menambahkan hujan 3-4 jam di Kota Bogor telah menyebabkan longsor dan banjir di 11 titik. Menurut dia, anggaran bantuan bencana berada di kewenangan kas daerah. Ke depan, dia mengusulkan agar anggaran khusus bencana ada di tangan BPBD sehingga mudah dalam proses pencairan bantuan.

“Dana tanggap darurat bencana ada di kas daerah dalam bentuk belanja tak terduga. Sekarang sedang diupayakan supaya bisa di BPBD sehingga pencairannya lebih cepat,” ucap Ganjar. Tahun 2015 ini total dana tak terduga mencapai Rp 12 miliar. Tahun lalu, dana tak terduga yang terpakai Rp 5 miliar. (Deni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dari Perlindungan hingga Kepedulian: Bukti Nyata Negara Hadir untuk Pekerja Indonesia

6 May 2026 - 08:29 WIB

Bukti Negara Hadir di Tengah Duka, Bpjs Ketenagkerjaan Serahkan Santunan JKK 494 Juta

5 May 2026 - 08:30 WIB

Menaker Pastikan Hak Jaminan Sosial Korban Kecelakaan KA Bekasi Terpenuhi

4 May 2026 - 22:29 WIB

May Day 2026, BPJS Ketenagakerjaan se-Jakarta Selatan Sebar Ratusan Sembako

1 May 2026 - 11:55 WIB

Wamenaker: Dunia Kerja Tak Hanya Lihat Ijazah

25 April 2026 - 10:01 WIB

Trending on Headline