Menu

Dark Mode
Fakta-fakta dan Spesifikasi Lampung-1, Satelit AI Pertama Indonesia Daftar Inovasi BRIN Dipamerkan ke Prabowo: Genteng Hingga Nuklir Pertama di Dunia: Ilmuwan Ciptakan Virus Pakai AI Ahli Ungkap Penampakan Permukaan Matahari Terbaru, Begini Bentuknya Basmi 96 Ular Piton, Pemburu Ini Bawa Pulang Rp 179 Juta AI Permudah Hacker Cari Celah Keamanan, Begini Cara Melawannya

Headline

Antisipasi Bencana, Korem 061 Suryakancana Siagakan 5000 Personil

badge-check


					Antisipasi Bencana, Korem 061 Suryakancana Siagakan 5000 Personil Perbesar

image

Sedikitnya 5.000 personil TNI dari Korem 061 Suryakancana disiagakan untuk membantu penanggulangan bencana di wilayah Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten Cianjur. Tingginya intensitas hujan mengharusnya seluruh personil dan masyarakat tidak boleh lengah karena bencana bisa terjadi kapan saja.

“Wilayah Korem 061 Suryakancana termasuk daerah rawan bencana tinggi. Makanya, jangan berspekulasi. Semua harus ikut mengantisipasi,” ujar Danrem 061 Suryakancana Kolonel Inf. Fulad di sela-sela apel penanggulangan bencana di Lapangan Sempur, Senin (16/11/2015). Selain personil penanggulangan bencana, rakyat yang tinggal di wilayah rawan bencana pun harus waspada.

Menurut Fulad, wilayah Korem 061 Suryakancana selain rawan longsor juga rawan banjir. Bahkan, hujan yang selalu disertai angin kencang juga berpotensi menyebabkan pohon tumbang dan bencana puting beliung. Khusus Kota Bogor, ada 1.000 personil TNI dibantu personil kepolisian yang siaga dalam penanggulangan bencana.

“Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak buang sampah sembarangan. Karena sampah menjadi penyebab macetnya air di sungai sehingga banjir,” tutur Fulad.

Sementara, Kepala BPBD Kota Bogor Ganjar Gunawan menambahkan hujan 3-4 jam di Kota Bogor telah menyebabkan longsor dan banjir di 11 titik. Menurut dia, anggaran bantuan bencana berada di kewenangan kas daerah. Ke depan, dia mengusulkan agar anggaran khusus bencana ada di tangan BPBD sehingga mudah dalam proses pencairan bantuan.

“Dana tanggap darurat bencana ada di kas daerah dalam bentuk belanja tak terduga. Sekarang sedang diupayakan supaya bisa di BPBD sehingga pencairannya lebih cepat,” ucap Ganjar. Tahun 2015 ini total dana tak terduga mencapai Rp 12 miliar. Tahun lalu, dana tak terduga yang terpakai Rp 5 miliar. (Deni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tantan Sodorkan Program Creative Hub Hingga 1.000 UKW Gratis

3 August 2026 - 20:49 WIB

Parkir Badan Jalan, Dishub Kota Bogor Soroti Valet Parkir Aroem Resto dan Cafe Bogor

27 July 2026 - 09:36 WIB

Empat Isu Strategis Jadi Bahasan di Rakorkomwil III Apeksi

23 July 2026 - 22:01 WIB

Tingkatkan Keandalan Listrik Lewat Inovasi Digital, PLN UPT Cirebon Kembangkan Ekosistem TRION

15 July 2026 - 16:05 WIB

Lagi, BPJS Ketenagakerjaan Raih Gold Awar

15 July 2026 - 12:27 WIB

Trending on Headline