Menu

Dark Mode
Serang Diego Garcia, Rudal Iran Mungkin Lebih Seram dari Perkiraan Ini Rudal Majid Iran yang Rontokkan Jet Siluman Amerika Google Ungkap Cara Sideloading Baru di Android, Harus Tunggu 24 Jam Cara Praktis Bikin Kartu Lebaran AI-Style di Galaxy S26 Series 1 Syawal Tak Seragam, Netizen Sepakat Tak Debatkan Penetapan Idul Fitri Tiba-tiba Ngetweet, Cristiano Ronaldo: Eid Mubarak Semuanya!

Headline

Kab.Bogor Waspadai Antraks

badge-check


					Kab.Bogor Waspadai Antraks Perbesar

image

Wilayah Kabupaten Bogor menjadi salah satu wilayah yang mendapatkan perhatian lebih dari tim pemeriksa hewan kurban. Pasalnya, Kabupaten Bogor sempat dilaporkan sebagai daerah endemis penyakit antraks. Meski dalam dua tahun terakhir tidak ditemukan laporan mengenai kasus antraks, dinas terkait masih mewaspadai hewan kurban di wilayah Kabupaten Bogor, terutama Babakan Madang.

Dokter hewan Rumah Sakit Hewan Pendidikan Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor, Huda K. Darusman mengatakan tim yang diterjunkan ke Kabupaten Bogor merupakan tim elit atau mahasiswa koas. Secara total, tahun ini IPB menerjunkan 565 orang pemeriksa hewan kurban yang disebar di 6 wilayah DKI Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, dan Kota Depok.

Menurut Huda, mahasiswa koas dinilai lebih tahu apa yang harus dilakukan untuk pencegahan dan jika ada temuan antraks. Selain itu, berdasarkan kajian tempat penampungan hewan kurban masih belum layak. Begitu juga dengan tempat penyembelihan serta proses setelah penyembelihan.

Beberapa hal yang menjadi perhatian, lanjut Huda misalnya kurangnya menjaga higienitas dan sanitasi tempat pemotongan dan penanganan daging kurban. “Tempat penampungan hewan kurban juga harus diperhatikan. Itu jadi tugas dinas terkait. Semakin banyak limbah dan kotor penampungan, risiko hewan kurban terkena penyakit semakin besar,” ucap Huda.

Kepala Dinas Pertanian Kota Bogor Azrin Syamsudin mengatakan pemeriksaan akan dilakukan beberapa hari sebelum perayaan Idul Adha. Meski demikian, hewan kurban yang beredar dipastikan telah memiliki sertifikat sehat dari instansi terkait. |Deni|

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tim PDKB PLN UPT Cirebon Tuntaskan Perbaikan Hot Spot di GI Kamojang

17 March 2026 - 13:39 WIB

Libur Lebaran 1447 H, Ini Layanan Dinkes Kota Bogor

17 March 2026 - 10:24 WIB

Hanif Faisol: Stasiun dan Terminal Harus Miliki Dokumen Persetujuan Lingkungan

15 March 2026 - 18:46 WIB

Mudik Tenang! BPJS Kesehatan Siagakan Layanan JKN Selama Libur Lebaran 2026

15 March 2026 - 15:16 WIB

Banu Bagaskara: Kebijakan THR PPPK Paruh Waktu Tidak Adil

14 March 2026 - 11:23 WIB

Trending on Headline