Menu

Dark Mode
Mahkota Binokasih Sampai di Bogor, Disambut Dedie Rachim Laba Indocement Kuartal 1 Tahun 2026 Naik 2,1 Persen Berkontur Curam, Panaragan Jadi Pilot Project EWS Siap Hadapi Porprov, Dedie–Jenal Beri Dukungan untuk Cabor Dari Perlindungan hingga Kepedulian: Bukti Nyata Negara Hadir untuk Pekerja Indonesia Bukti Negara Hadir di Tengah Duka, Bpjs Ketenagkerjaan Serahkan Santunan JKK 494 Juta

Headline

Pocong dan Kuntilanak pun Ikut Upacara Hut RI

badge-check


					Pocong dan Kuntilanak pun Ikut Upacara Hut RI Perbesar

CINTA pada tanah air indonesia bukan hanya milik warga. Buktinya di Kampung Jawa Kelurahan Situ Gede Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor upacara peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke 70 Republik Indonesia, Senin (17/8/2015) diikuti oleh pocong dan kuntilanak.

Pocong dan kuntilanak terlihat khusuk mengikuti upacara bersama  100 warga Kampung Jawabkainnya yang mengenakan pakaian unik mulai dari pakaian pahlawan, petani, pegawai, pakaian adat, pakaian sekolah.

 Lokasi yang digunakan pun bukan lapangan biasa, melainkan area bekas kebun singkong yang sudah dibersihkan.

Pocong dan kuntilanak otomatis  jadi pusat perhatian warga sekitar yang menonton upacara.

Warga yang berpakaian pocong, Iis Isroni (30) mengatakan idenya untuk berpakaian ala pocong merupakan ide spontan untuk memeriahkan HUT ke 70 RI.

“Supaya unik dan bersemangat upacara,” ujar Iis.

Lurah Situ Gede, Junaedi mengatakan upacara dengan pakaian unik ini murni ide dari warga RW 6 dan 7.

“Tanpa arahan dari siapa-siapa. Warga memang ingin memeriahkan HUT RI,” kata Junaedi.

Menurut dia, pemakaian pakaian unik itu tidak masalah karena upacara tetap dilaksanakan secara serius dan sesuai dengan aturannya.

Bahkan, selama upacara, tidak ada satu peserta pun yang ngobrol sendiri di dalam barisan. Semua nampak lebih khidmat, termasuk anak-anak yang mengikuti upacara.

Ketua RW setempat, Achmad Fauzan mengatakan upacara ini menjadi salah satu upaya untuk menumbuhkan kembali semangat nasionalisme di kalangan masyarakat.

“Ternyata, warga kami masih memiliki rasa nasionalisme yang tinggi. Bahkan, mereka serius mengikuti upacara, meskipun pakai bajunya aneh-aneh,” ucap Achmad.

Apalagi, mereka sukarela berdandan dan mengikuti upacara, tanpa disuruh oleh perangkat RW. (Deni)

image

Ilustrasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dari Perlindungan hingga Kepedulian: Bukti Nyata Negara Hadir untuk Pekerja Indonesia

6 May 2026 - 08:29 WIB

Bukti Negara Hadir di Tengah Duka, Bpjs Ketenagkerjaan Serahkan Santunan JKK 494 Juta

5 May 2026 - 08:30 WIB

Menaker Pastikan Hak Jaminan Sosial Korban Kecelakaan KA Bekasi Terpenuhi

4 May 2026 - 22:29 WIB

May Day 2026, BPJS Ketenagakerjaan se-Jakarta Selatan Sebar Ratusan Sembako

1 May 2026 - 11:55 WIB

Wamenaker: Dunia Kerja Tak Hanya Lihat Ijazah

25 April 2026 - 10:01 WIB

Trending on Headline