Menu ✖

Dark Mode
Pemkot Datangi Pedagang Es Jeruk Malioboro yang Nuthuk, Sekda DIY : Yang Wajar – Wajar Aja! Ini Pesan Sri Sultan Hamengkubuwono X Saat Bertemu Pangdam XXVI Mataram Prof Uceng Ikut Aksi Sumpah Pemuda Titik Nol Yogyakarta Cerita Keluarga Wisatawan Asal Tulungagung Terjebak di Tengah Kericuhan di Malioboro  Demo Peringati Sumpah Pemuda di Jogja Pecah, Warga dan Aparat Terluka Jadi Venue Porprov, Kelurahan Cilendek Timur Berbenah

Headline

Cerita Keluarga Wisatawan Asal Tulungagung Terjebak di Tengah Kericuhan di Malioboro 

badge-check


					wisatawan yang terjebak. (foto: ollive) Perbesar

wisatawan yang terjebak. (foto: ollive)

Yogyakarta-Satu keluarga wisatawan asal Tulungagung, Jawa Timur mengalami momen mencekam setelah terjebak di dalam gedung Tourist Information Center (TIC) Kompleks Kepatihan saat unjuk rasa pecah di kawasan Malioboro, Yogyakarta, Rabu (28/10/2026) malam.

Satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan seorang anak tersebut terpaksa mengunci diri dan bersembunyi di dalam kamar mandi gedung TIC demi menghindari amukan massa yang melempari area kantor dengan batu hingga menyebabkan kaca-kaca gedung pecah.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo DIY, Ditya Nanaryo Aji, mengatakan, keberadaan keluarga tersebut baru diketahui dari laporan pegawai TIC yang menyelamatkan diri lewat pintu belakang.

“Awalnya, kami mendapat informasi dari pegawai TIC yang berlari keluar lewat pintu belakang karena kantor TIC dilempari massa. Kaca-kaca pecah semua,” ujar Ditya saat dikonfirmasi, Rabu (28/10/2026) malam.

Sadar masih ada warga yang tertinggal di area bahaya, tim di lapangan langsung berkoordinasi dengan petugas keamanan setempat untuk memetakan evakuasi. Ditya bahkan turun langsung ke dalam gedung saat situasi chaos untuk memastikan keberadaan mereka.

Setelah intensitas lemparan batu di luar gedung mulai menyurut, proses evakuasi dilakukan secara perlahan melalui akses pintu samping dan belakang TIC.

“Alhamdulillah, satu keluarga itu sehat semua. Cuma mungkin anaknya sempat syok, takut,” ungkap Ditya.

Suasana haru mewarnai detik-detik penyelamatan tersebut. Sang ibu terus berusaha menenangkan anaknya yang terpukul dan ketakutan sembari meyakinkan bahwa kondisi di luar sudah diamankan oleh aparat kepolisian.

Usai dievakuasi dalam keadaan selamat tanpa luka fisik, keluarga wisatawan tersebut langsung diantarkan kembali ke tempat mereka menginap di kawasan Jembatan Kewek, Yogyakarta.

Sementara itu, hingga pukul 22.13 WIB, suasana di sepanjang jalan Malioboro dilaporkan masih memanas dan aparat kepolisian terus bersiap membubarkan kerumunan massa unjuk rasa. k-ollf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemkot Datangi Pedagang Es Jeruk Malioboro yang Nuthuk, Sekda DIY : Yang Wajar – Wajar Aja!

28 October 2026 - 23:43 WIB

Prof Uceng Ikut Aksi Sumpah Pemuda Titik Nol Yogyakarta

28 October 2026 - 22:41 WIB

Demo Peringati Sumpah Pemuda di Jogja Pecah, Warga dan Aparat Terluka

28 October 2026 - 22:21 WIB

Jembatan Kewek Jogja  Direvitalisasi, Siap Digunakan Nataru 2026

27 October 2026 - 23:27 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Rawamangun Edukasi 60 Karyawan Jakarta Golf Club, Kenalkan Lima Program Perlindungan dan MLT Perumahan

26 October 2026 - 13:48 WIB

Trending on Headline