Kota Bogor – Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Alumni SMPN 4 Bogor (DPP i-Aluspat) melalui Bidang Sosial dan Kemasyarakatan berkolaborasi dengan SMP Negeri 4 Bogor dan Komunitas JGI (Jaga Ginjal Indonesia) menyelenggarakan kegiatan edukasi kesehatan bertajuk “Jaga Ginjal Sejak Remaja”.
Kegiatan edukasi yang diikuti 350 siswa kelas VIII di Aula SMP Negeri 4 Bogor, Rabu (21/10/2026) ini, dilaksanakan dalam rangka rangka mendukung program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) SMP Negeri 4 Bogor.

Kegiatan dibuka secara resmi Kepala SMP Negeri 4 Bogor, Yayuk Arnawati, S.Pd., M.Pd. Menurut Yayuk, pembukaan ini menjadi bagian dari dukungan sekolah terhadap upaya peningkatan pengetahuan dan kesadaran kesehatan di kalangan peserta didik.
Sementara itu Arstrid Audrey dari Komunitas Jaga Ginjal Indonesia (JGI) dalam presentasi bertajuk “Jaga Ginjal Sejak Remaja” memberikan edukasi mengenai pentingnya fungsi ginjal bagi tubuh, kebiasaan yang dapat memengaruhi kesehatan ginjal, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat diterapkan sejak dini.
“Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan semakin memahami bahwa menjaga kesehatan ginjal tidak perlu menunggu hingga dewasa. Kebiasaan sederhana, seperti minum air putih yang cukup, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, rutin beraktivitas fisik, serta tidak mengonsumsi obat-obatan secara sembarangan, merupakan bagian penting dari upaya menjaga kesehatan ginjal,” kata Arstrid.
Ketua DPP i-Aluspat Dicky mengatakan, melalui Bidang Sosial dan Kemasyarakatan ke depan akan terus berupaya menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan pendidikan, khususnya bagi para siswa SMP Negeri 4 Bogor.
“Kolaborasi dengan pihak sekolah dan komunitas kesehatan ini juga menjadi wujud kontribusi alumni dalam mendukung peningkatan kualitas pengetahuan dan kesadaran kesehatan generasi muda,” kata Dicky, didampingi pengurus i-Aluspat Dadi, Rezka, Ola, dan Sekjen.
Dicky melanjutkan, edukasi “Jaga Ginjal Sejak Remaja” diharapkan menjadi langkah positif dalam membangun kesadaran generasi muda untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri sendiri. Dengan pengetahuan yang tepat dan kebiasaan hidup sehat yang diterapkan sejak remaja, para siswa diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi yang lebih sehat, produktif, dan berkualitas. MsY














