Menu ✖

Dark Mode
Wacana Whoosh Sampai Jatim, Dosen UMY Ingatkan Menkeu Hari Kedua, Asap Masih Mengepul di Trans Home Sleman Akses Sempit Jadi Kendala Damkar Padamkan Trans Home Sleman Sleman Trans Home Sleman Terbakar, Dua Orang Meninggal Jalan Merdeka Ditata, Pemkot Bogor Tertibkan PKL dan Angkot Terekam Google Earth: Skala Kehancuran Gaza yang Mengguncang Nalar

Headline

Hari Kedua, Asap Masih Mengepul di Trans Home Sleman

badge-check


					Hari Kedua, Asap Masih Mengepul di Trans Home Sleman Perbesar

Sleman– Hari kedua setelah kebakaran melanda pusat perlengkapan bangunan Transhome di Jalan Jogja-Solo Km 11, Padukuhan Mangunan, Kalurahan Kalitirto, Kapanewon Berbah, Kabupaten Sleman, Kamis 1 Oktober 2026 kemarin, sampai hari ini Jumat (2/10/2026) masih terpantau diselimuti asap hitam.

Kobaran api selain menghanguskan tiga lantai serta satu lantai basement Trans Home, juga membakar sejumlah sepeda motor milik karyawan yang terparkir di lokasi.

Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, mengungkapkan kerugian akibat musibah kebakaran ini diperkirakan sangat besar.

“Kerugian materiil sementara diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah, termasuk barang dan perlengkapan di dalam bangunan serta sejumlah sepeda motor milik karyawan yang ikut terbakar. Jumlah kerugian pasti masih dalam pendataan,” ujar Argo saat dikonfirmasi, Jumat (2/10/2026).

Petugas sebelumnya telah mengerahkan segala armada sejumlah instansi lintas wilayah dan luar DIY untuk memadamkan api dna melakukan pendinginan.

Sementara lanjut Argo, dua korban meninggal yaitu Ny. S (42) warga Marangan, Bokoharjo, Prambanan, dan WND (20) warga Tawang Tanjungan, Tirtomartani, Kalasan. Aesangkan beberapa korban luka lainnya telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk penanganan medis.

Terkait pemicu kebakaran, lanjut Argo, pihak kepolisian hingga kini masih melakukan penyelidikan mendalam di tempat kejadian perkara.

“Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam pendalaman. Petugas melakukan pengamanan dan olah TKP, pemeriksaan saksi, pengecekan CCTV, serta pendalaman informasi untuk mengetahui titik awal dan penyebab pasti kebakaran,” jelas Argo.

Sebelumnya, Kasi Operasional dan Investigasi UPT Damkar Sleman, Nawa Murtiyanto, mengungkapkan kendala terbesar berada di area basement yang menyimpan cairan kimia seperti thinner dan barang elektronik.

“Kesulitannya ini titik aksesnya kecil. Kedua, bahan yang di dalamnya itu mudah terbakar semua. Jadi butuh waktu yang lama,” jelas Nawa.

Meski area lantai dua dan tiga sempat dinyatakan steril, api dilaporkan sempat kembali menyala (re-ignition) di lantai dua saat petugas berupaya menembus basement.

Hingga saat ini berdasarkan informasi yang dihimpun, asap masih mengepul di lokasi tersebut dan sejumlah armada pemadam kebakaran dan ambulance masih siaga.  K-ollf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Akses Sempit Jadi Kendala Damkar Padamkan Trans Home Sleman Sleman

1 October 2026 - 21:16 WIB

Trans Home Sleman Terbakar, Dua Orang Meninggal

1 October 2026 - 19:10 WIB

Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Serentak Dilaunching 1 Oktober 2026

22 September 2026 - 21:47 WIB

BNN DAN AFP SEPAKAT PERKUAT KEMITRAAN LAWAN ANCAMAN NARKOTIKA LINTAS NEGARA

22 September 2026 - 21:34 WIB

Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2027

15 September 2026 - 20:36 WIB

Trending on Headline