Menu

Dark Mode
Pasar Jambu Dua, Jadi Laboratorium UMKM Kuliner Kota Bogor Sumber Duit Manusia Rp 3.370 Triliun Dobel Tahun Depan Pengadilan Jerman Putuskan Meta Tanggung Jawab Atas Iklan Palsu di FB & IG Ada ‘Telor Ceplok’ di Kawah Gunung Anak Krakatau, Apa Artinya? Google Akui Gemini Melakukan Peretasan Sistem 3 Perusahaan Manusia Rp 3.369 Triliun Ternyata Pakai Smartphone Ini

Headline

2016, Buku LKS Gratis?

badge-check


					2016, Buku LKS Gratis? Perbesar

LEMBAR Kerja Siswa (LKS) tak bisa lepas dari dunia pendidikan. Untuk itu Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor saat ini tengah memperjuangkan dana pembelian LKS  untuk diajukan pada APBD 2016.

Hal itu ditempuh menyusul banyaknya keluhan dari orangtua siswa terhadap penjualan LKS di sekolah-sekolah yang terkesan dipaksakan. Untuk program ini, Disdik mengalokasikan anggaran hingga Rp2 miliar.

Kepala Disdik Kota Bogor, Edgar Suratman mengatakan, anggaran itu akan cukup untuk pembelian LKS sehingga siswa tidak perlu lagi dibebankan dengan pembelian LKS. Menurutnya, anggaran itu diprioritaskan untuk siswa dari kalangan tidak mampu.

“Kalau SMA dan SMP LKS ini tidak ada masalah, hanya tingkat SD saja,” ungkap Edgar saat ditemui di Kantor Disdik Kota Bogor, Rabu (11/15).

Edgar mengatakan, anggaran tidak diajukan tahun ini karena kondisinya tidak memungkinkan. Dia berharap semua siswa mendapatkan jatah LKS.

“LKS tidak ada kewajiban, itu hanya urgensi di sekolah. Yang diwajibkan buku paket tapi sudah ada dalam bantuan BOS,” tambahnya.

Edgar menegaskan, semua sekolah tidak boleh menjual LKS kepada siswanya. Jika kedapatan ada yang melanggar, dia menegaskan siap memberikan sanksi.

Sementara itu Anggota Komisi D DPRD Kota Bogor H.M.IDRIS menjelaskan, pihaknya sudah mewancanakan bantuan LKS ini di APBD Perubahan. Dia menegaskan, Pemkot harus membantu orangtua siswa dalam pembelian LKS tersebut.

“LKS harus disediakan oleh Pemkot Bogor, harus dibantu. Di lapangan banyak pengggunaan dan penjualan LKS yang tidak dimonitor Disdik,” tegas Idris..

Idris berharap tahun depan tidak ada lagi keluhan dari orangtua siswa terkait masalah ini. Dia pun meminta, meski sudah ada LKS, guru tetap mengajar dengan sungguh-sungguh,” pungkas dia.| Yuda|

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2027

15 September 2026 - 20:36 WIB

Abu Vulkanik Menyebar, Kalbe Consumer Health dan PWI Kota Bogor Bagikan Masker 

9 September 2026 - 18:42 WIB

Galuga Kebakaran, Pemkot Bogor Gercep Padamkan

8 September 2026 - 21:24 WIB

Kopi Darat Bersama KGMP, BPJS Ketenagakerjaan Kebayoran Baru Perkuat Sinergi dan Perlindungan bagi Mitra Gojek

8 September 2026 - 10:03 WIB

Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan DMI Kebayoran Baru, Dorong Perlindungan Jaminan Sosial bagi Seluruh Perangkat Masjid

7 September 2026 - 10:18 WIB

Trending on Headline