Menu ✖

Dark Mode
Partai Donald Trump Kalah Telak, Donasi Elon Musk Gagal Total Ilmuwan Temukan Mineral Mirip Kryptonite Superman, Ini Faktanya HP China Sudah Tidak Laku, Ramai-Ramai Beralih ke iPhone Karyawan Terancam Dipenjara Usai Sadap Ucapan Bos Saat Rapat Teleskop Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Hari Ini, Apa Berbahaya? Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

Headline

2016, Buku LKS Gratis?

badge-check


					2016, Buku LKS Gratis? Perbesar

LEMBAR Kerja Siswa (LKS) tak bisa lepas dari dunia pendidikan. Untuk itu Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor saat ini tengah memperjuangkan dana pembelian LKS  untuk diajukan pada APBD 2016.

Hal itu ditempuh menyusul banyaknya keluhan dari orangtua siswa terhadap penjualan LKS di sekolah-sekolah yang terkesan dipaksakan. Untuk program ini, Disdik mengalokasikan anggaran hingga Rp2 miliar.

Kepala Disdik Kota Bogor, Edgar Suratman mengatakan, anggaran itu akan cukup untuk pembelian LKS sehingga siswa tidak perlu lagi dibebankan dengan pembelian LKS. Menurutnya, anggaran itu diprioritaskan untuk siswa dari kalangan tidak mampu.

“Kalau SMA dan SMP LKS ini tidak ada masalah, hanya tingkat SD saja,” ungkap Edgar saat ditemui di Kantor Disdik Kota Bogor, Rabu (11/15).

Edgar mengatakan, anggaran tidak diajukan tahun ini karena kondisinya tidak memungkinkan. Dia berharap semua siswa mendapatkan jatah LKS.

“LKS tidak ada kewajiban, itu hanya urgensi di sekolah. Yang diwajibkan buku paket tapi sudah ada dalam bantuan BOS,” tambahnya.

Edgar menegaskan, semua sekolah tidak boleh menjual LKS kepada siswanya. Jika kedapatan ada yang melanggar, dia menegaskan siap memberikan sanksi.

Sementara itu Anggota Komisi D DPRD Kota Bogor H.M.IDRIS menjelaskan, pihaknya sudah mewancanakan bantuan LKS ini di APBD Perubahan. Dia menegaskan, Pemkot harus membantu orangtua siswa dalam pembelian LKS tersebut.

“LKS harus disediakan oleh Pemkot Bogor, harus dibantu. Di lapangan banyak pengggunaan dan penjualan LKS yang tidak dimonitor Disdik,” tegas Idris..

Idris berharap tahun depan tidak ada lagi keluhan dari orangtua siswa terkait masalah ini. Dia pun meminta, meski sudah ada LKS, guru tetap mengajar dengan sungguh-sungguh,” pungkas dia.| Yuda|

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

4 November 2026 - 15:40 WIB

Nazmi, Pesilat Kota Bogor Lolos ke Perempat Final

4 November 2026 - 15:12 WIB

22 Ribu BPJS PBI Warga Sleman Mendadak Nonaktif, Pasien Gagal Ginjal Terancam Tak Bisa Berobat

3 November 2026 - 17:43 WIB

DPRD DIY Sayangkan 0 Persen Anggaran untuk Warga Pinggiran Code-Winongo

3 November 2026 - 14:35 WIB

Lahan Pertanian Susut 200 Hektare Pertahun, DPRD DIY Desak Audit Pemilik Bangunan Pelanggar

2 November 2026 - 16:57 WIB

Trending on Headline