Menu

Dark Mode
Peduli Korban Bencana, PEKA PWI Kota Bogor Bareng Baznas Buka Donasi TNI dan Warga Bangun Jembatan Gantung Penghubung Dua Kecamatan di Sukabumi Daftar Pemenang Apple App Store Awards 2025: Pokemon TCG Pocket – Strava iPhone Air Produk Gagal, Brand China Batalkan Proyek HP Tipis Bos Xiaomi Peringatkan Harga HP Naik Tahun Depan, Ini Penyebabnya Xiaomi Kabarnya Susul Huawei dan Samsung Luncurkan HP Lipat Tiga

Headline

2016, Buku LKS Gratis?

badge-check


					2016, Buku LKS Gratis? Perbesar

LEMBAR Kerja Siswa (LKS) tak bisa lepas dari dunia pendidikan. Untuk itu Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor saat ini tengah memperjuangkan dana pembelian LKS  untuk diajukan pada APBD 2016.

Hal itu ditempuh menyusul banyaknya keluhan dari orangtua siswa terhadap penjualan LKS di sekolah-sekolah yang terkesan dipaksakan. Untuk program ini, Disdik mengalokasikan anggaran hingga Rp2 miliar.

Kepala Disdik Kota Bogor, Edgar Suratman mengatakan, anggaran itu akan cukup untuk pembelian LKS sehingga siswa tidak perlu lagi dibebankan dengan pembelian LKS. Menurutnya, anggaran itu diprioritaskan untuk siswa dari kalangan tidak mampu.

“Kalau SMA dan SMP LKS ini tidak ada masalah, hanya tingkat SD saja,” ungkap Edgar saat ditemui di Kantor Disdik Kota Bogor, Rabu (11/15).

Edgar mengatakan, anggaran tidak diajukan tahun ini karena kondisinya tidak memungkinkan. Dia berharap semua siswa mendapatkan jatah LKS.

“LKS tidak ada kewajiban, itu hanya urgensi di sekolah. Yang diwajibkan buku paket tapi sudah ada dalam bantuan BOS,” tambahnya.

Edgar menegaskan, semua sekolah tidak boleh menjual LKS kepada siswanya. Jika kedapatan ada yang melanggar, dia menegaskan siap memberikan sanksi.

Sementara itu Anggota Komisi D DPRD Kota Bogor H.M.IDRIS menjelaskan, pihaknya sudah mewancanakan bantuan LKS ini di APBD Perubahan. Dia menegaskan, Pemkot harus membantu orangtua siswa dalam pembelian LKS tersebut.

“LKS harus disediakan oleh Pemkot Bogor, harus dibantu. Di lapangan banyak pengggunaan dan penjualan LKS yang tidak dimonitor Disdik,” tegas Idris..

Idris berharap tahun depan tidak ada lagi keluhan dari orangtua siswa terkait masalah ini. Dia pun meminta, meski sudah ada LKS, guru tetap mengajar dengan sungguh-sungguh,” pungkas dia.| Yuda|

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

TNI dan Warga Bangun Jembatan Gantung Penghubung Dua Kecamatan di Sukabumi

5 December 2025 - 15:19 WIB

Hanif Faisol Tanam Tanaman Endemik di TMII

29 November 2025 - 21:44 WIB

Persatuan Wartawan Indonesia Modernisasi Tata Kelola

25 November 2025 - 08:29 WIB

Didukung Farhan, Kota Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Konferensi PWI Jawa Barat

24 November 2025 - 15:46 WIB

Duta Muda BPJS Nasional Dikukuhkan, Agent of Change JKN Jadi Figur Inspiratif

20 November 2025 - 10:36 WIB

Trending on Headline