Menu ✖

Dark Mode
Kader PKK Kota Bogor Dilatih Tanggap dan Tangguh Bencana LPS Beberkan Tantangan Baru Stabilitas Sistem Keuangan di Era M-Banking Mulyani Dukung Deteksi Dini Kanker Serviks, Apresiasi Gerakan Perempuan Sadar Sehat di Pasir Kuda Matahari Buatan China Segera Terwujud, Bakal Menyala 2027 Modal Bot dan AI, Pria Ini Raup Ratusan Miliar dari Spotify Lalu Dipenjara AI Anthropic Bikin Geger, Kirim Laporan Pembunuhan Palsu ke Polisi

Kabar Lifestyle

Bersaing dengan AS, China Justru Ajak RI Dukung Inisiatif AI Global

badge-check


					Pemerintah China mendesak Indonesia dukung WAICO, organisasi kerja 
sama AI. Dialog tingkat tinggi berlangsung di Jakarta, menegaskan posisi 
non-blok Indonesia. Ilustrasi (istockphoto/WANAN YOSSINGKUM).
Perbesar

Pemerintah China mendesak Indonesia dukung WAICO, organisasi kerja sama AI. Dialog tingkat tinggi berlangsung di Jakarta, menegaskan posisi non-blok Indonesia. Ilustrasi (istockphoto/WANAN YOSSINGKUM).

Pemerintah China mendesak Indonesia untuk memberikan dukungan kuat terhadap Organisasi Kerja Sama Kecerdasan Buatan Dunia atau World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO) yang baru saja dibentuk.

Langkah itu diambil Beijing di tengah persaingan sengitnya dengan Washington dalam memperebutkan pengaruh atas masa depan teknologi dan tata kelola global untuk Kecerdasan Buatan alias AI.

Imbauan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) China Wang Yi dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Indonesia Sugiono, di Jakarta.

Wang Yi menyatakan bahwa kedua negara perlu memperluas kerja sama yang sudah ada ke sektor-sektor berkembang seperti AI, serta bersama-sama menyukseskan WAICO, sebagaimana dilansir dari Anadolu, Sabtu (22/8).

Pernyataan tersebut mencuat saat Menlu Wang Yi bersama Menteri Pertahanan China Laksamana Dong Jun tengah berada di Indonesia untuk menghadiri rangkaian dialog diplomatik dan keamanan tingkat tinggi.

Wang Yi dan Sugiono menggelar Pertemuan Dialog Strategis Komprehensif China-Indonesia yang pertama pada Jumat (21/8). Selain itu, Wang Yi dan Dong Jun juga bergabung dengan mitra mereka dari Indonesia untuk melaksanakan Pertemuan Dialog Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan (Format 2+2) yang kedua.

Sebagai informasi, Indonesia merupakan satu dari 29 negara yang bulan lalu menandatangani kesepakatan di Shanghai untuk mendirikan WAICO. Organisasi antarpemerintah tersebut dibentuk dengan tujuan mendorong kerja sama internasional serta merumuskan tata kelola AI di tingkat global.

Sementara itu, Indonesia masih konsisten memegang prinsip politik luar negeri bebas dan aktif (non-blok). Dalam hal ini RI berupaya menjaga dan mempererat hubungan ekonomi serta teknologi, baik dengan China maupun Amerika Serikat, tanpa harus memihak.

Di sisi lain, juru bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian menegaskan bahwa setiap negara memiliki hak penuh untuk memilih mitra kerja sama dan model AI mereka sendiri secara mandiri, sesuai dengan kondisi nasional dan kebutuhan pembangunan masing-masing.

Pernyataan Lin Jian tersebut merespons laporan mengenai rencana Pemerintah Amerika Serikat yang akan menyurati negara-negara penandatangan deklarasi peluang AI versi AS atau US AI Opportunity Statement.

Surat tersebut kabarnya berisi peringatan agar negara-negara itu tidak bergabung dengan inisiatif global lain-seperti WAICO-yang dinilai Washington tidak sejalan dengan standar mereka.

“China dengan tegas menolak segala bentuk pemaksaan terhadap suatu negara untuk memihak, ataupun upaya menciptakan konfrontasi antarkelompok (blok) di bidang teknologi AI,” ujar Lin Jian.

Sumber: cnnindonesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

LPS Beberkan Tantangan Baru Stabilitas Sistem Keuangan di Era M-Banking

10 October 2026 - 15:17 WIB

Matahari Buatan China Segera Terwujud, Bakal Menyala 2027

10 October 2026 - 12:01 WIB

Modal Bot dan AI, Pria Ini Raup Ratusan Miliar dari Spotify Lalu Dipenjara

10 October 2026 - 11:52 WIB

AI Anthropic Bikin Geger, Kirim Laporan Pembunuhan Palsu ke Polisi

10 October 2026 - 11:47 WIB

Sony Siapkan Perangkat Baru yang Misterius: PlayStation Portal OLED?

10 October 2026 - 11:39 WIB

Trending on Kabar Lifestyle