Menu ✖

Dark Mode
Pidato di PBB, Netanyahu Bawa Starlink Sambil Sindir Iran Mau Bikin Data Center di Luar Angkasa, Google Uji Chip AI di Orbit Komdigi Dorong Transfer AI – Cloud dalam Investasi Microsoft di RI ‘Nostradamus’ China Ramal Tragedi Serupa 9/11 Terjadi Lagi Bumi Makin Panas, 12 Triliun Ton Es Meleleh dalam 47 Tahun NASA Pamer ‘Hantu’ 5 Bintang Meledak dalam Satu Foto

Kabar Lifestyle

Ikan Buntal Beracun Merajalela, Siapa Tangkap Diberi Imbalan

badge-check


					Ikan buntal pisang (silver cheeked toadfish). (Foto: Ikan buntal 
beracun)
Perbesar

Ikan buntal pisang (silver cheeked toadfish). (Foto: Ikan buntal beracun)

Para nelayan di Yunani diiming-imingi imbalan uang tunai untuk menangkap ikan beracun yang bermigrasi ke utara menuju Laut Mediterania akibat perubahan iklim.

Ikan buntal pisang (silver cheeked toadfish) itu adalah spesies berbentuk torpedo dengan gigi menonjol yang menyerupai gigi manusia. Kulit dan organ dalamnya mengandung racun saraf atau neurotoksin kuat yang dapat memicu gagal jantung pada manusia jika dikonsumsi.

Pihak berwenang menyatakan bahwa ikan ini belum terlihat di area berenang pada resor-resor pulau di Yunani. Namun dalam beberapa pekan terakhir, ikan-ikan tersebut telah menimbulkan kekacauan bagi para nelayan di lepas pantai Kreta dan beberapa pulau Yunani lainnya dengan merobek-robek jaring mereka.

“Situasinya sudah sampai pada titik di mana kami melaut selama sehari, lalu menghabiskan tiga hari berikutnya hanya untuk memperbaiki jaring. Mereka memakan hasil tangkapan dan merusak jaring kami-ini sangat merugikan” ungkap Giorgos Kyriakakis, dari asosiasi nelayan Kreta yang dikutip dari detikINET.

Ikan-ikan ini diyakini bermigrasi melewati Terusan Suez dan masuk ke Mediterania, tertarik oleh suhu perairan yang menghangat. Serbuan spesies ini sebelumnya telah mendorong Siprus untuk meluncurkan program penangkapan serupa pada awal tahun ini.

Mulai hari Jumat waktu setempat, pemerintah Yunani menawarkan imbalan sebesar 5,33 euro per kilogram untuk tangkapan ikan tersebut, yang dulu biasanya ditemukan di perairan tropis. “Ini pertama kalinya langkah semacam ini diambil di Yunani,” kata Menteri Pertanian Margaritis Schinas.

Ikan yang masih berkeluarga dengan ikan buntal ini akan dibekukan dan dibakar di fasilitas pemerintah setempat. Ia menambahkan bahwa langkah tersebut kemungkinan akan diperluas cakupannya, dari pulau-pulau yang saat ini terdampak ke seluruh perairan Yunani.

Kekhawatiran publik di Yunani semakin tersulut oleh video yang diunggah oleh para awak kapal nelayan setempat, memperlihatkan ikan tersebut menancapkan giginya hingga menembus kaleng soda atau potongan kayu.

Palang Merah Yunani telah mengeluarkan peringatan kesehatan masyarakat terkait ikan ini. Mereka menjabarkan protokol pertolongan pertama untuk menangani pendarahan akibat potensi gigitan, serta memperingatkan tentang racun saraf mematikan yang ada di dalam organ ikan tersebut.

Namun, pihak berwenang dan pelaku usaha di Pulau Kreta memperingatkan masyarakat tak bereaksi berlebihan terhadap keberadaan ikan ini di perairan lepas pantai. “Keberadaan ikan-ikan ini di Laut Mediterania sebenarnya sudah diketahui selama bertahun-tahun,” demikian bunyi pernyataan asosiasi medis dan pariwisata di Kreta.

“Meskipun demikian, tidak ada bahaya ‘terselubung’ ataupun ancaman langsung bagi para perenang. Predator laut ini tidak mengancam keselamatan pengunjung maupun penduduk,” imbuh mereka.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pidato di PBB, Netanyahu Bawa Starlink Sambil Sindir Iran

25 September 2026 - 15:27 WIB

Mau Bikin Data Center di Luar Angkasa, Google Uji Chip AI di Orbit

25 September 2026 - 15:20 WIB

Komdigi Dorong Transfer AI – Cloud dalam Investasi Microsoft di RI

25 September 2026 - 15:06 WIB

‘Nostradamus’ China Ramal Tragedi Serupa 9/11 Terjadi Lagi

25 September 2026 - 15:01 WIB

Bumi Makin Panas, 12 Triliun Ton Es Meleleh dalam 47 Tahun

25 September 2026 - 14:54 WIB

Trending on Kabar Lifestyle