Menu ✖

Dark Mode
Kader PKK Kota Bogor Dilatih Tanggap dan Tangguh Bencana LPS Beberkan Tantangan Baru Stabilitas Sistem Keuangan di Era M-Banking Mulyani Dukung Deteksi Dini Kanker Serviks, Apresiasi Gerakan Perempuan Sadar Sehat di Pasir Kuda Matahari Buatan China Segera Terwujud, Bakal Menyala 2027 Modal Bot dan AI, Pria Ini Raup Ratusan Miliar dari Spotify Lalu Dipenjara AI Anthropic Bikin Geger, Kirim Laporan Pembunuhan Palsu ke Polisi

Kabar Lifestyle

Manohara Bongkar Dampak Lingkungan Rusak ke Masyarakat Adat

badge-check


					Aktris sekaligus pegiat lingkungan Manohara Odelia mengajak masyarakat untuk lebih aktif mendukung upaya pelestarian lingkungan dengan memperkuat peran komunitas lokal dan masyarakat adat yang selama ini menjadi garda terdepan menjaga ekosistem.

Ajakan tersebut disampaikan Manohara dalam peluncuran program Kawan Konservasi oleh Konservasi Indonesia (KI), Minggu (28/6). Menurutnya, masyarakat adat merupakan pihak yang paling dekat dengan alam sekaligus paling merasakan dampak ketika lingkungan mengalami kerusakan.

Perbesar

Aktris sekaligus pegiat lingkungan Manohara Odelia mengajak masyarakat untuk lebih aktif mendukung upaya pelestarian lingkungan dengan memperkuat peran komunitas lokal dan masyarakat adat yang selama ini menjadi garda terdepan menjaga ekosistem. Ajakan tersebut disampaikan Manohara dalam peluncuran program Kawan Konservasi oleh Konservasi Indonesia (KI), Minggu (28/6). Menurutnya, masyarakat adat merupakan pihak yang paling dekat dengan alam sekaligus paling merasakan dampak ketika lingkungan mengalami kerusakan. "Masyarakat lokal dan adat adalah pihak yang paling dekat dengan alam, merekalah yang merasakan dampak langsungnya jika lingkungan rusak, sekaligus menjadi garda terdepan pelindungnya. Kesadaran kolektif dari kita yang tinggal di perkotaan untuk mendukung mereka akan menciptakan perubahan yang masif," ujar Manohara. Ia menilai semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam program konservasi, semakin besar pula dampak nyata yang dapat diberikan bagi kelestarian lingkungan di Indonesia. Program Kawan Konservasi merupakan inisiatif penggalangan dukungan berbasis masyarakat yang membuka kesempatan bagi individu maupun korporasi untuk berkontribusi dalam pelestarian alam. Dana yang dihimpun akan disalurkan untuk berbagai program konservasi, mulai dari penanaman pohon di Sukabumi, perlindungan Hutan Adat Konda di Papua Barat Daya, hingga pengelolaan kawasan konservasi laut di Nusa Tenggara Timur dan Maluku. Vice President Program Konservasi Indonesia, Fitri Hasibuan, mengatakan program tersebut menjadi wadah bagi publik untuk terlibat langsung dalam berbagai aksi konservasi yang dijalankan KI di berbagai daerah. Selain Manohara, peluncuran program juga dihadiri aktor Ramon Tungka. Ia mengingatkan bahwa setiap kontribusi, sekecil apa pun, memiliki arti dalam menjaga kelestarian alam. "Tidak ada kontribusi yang sia-sia dalam menjaga alam, sekecil apa pun nominal atau aksi yang kita berikan," kata Ramon.

Aktris sekaligus pegiat lingkungan Manohara Odelia mengajak masyarakat untuk lebih aktif mendukung upaya pelestarian lingkungan dengan memperkuat peran komunitas lokal dan masyarakat adat yang selama ini menjadi garda terdepan menjaga ekosistem.

Ajakan tersebut disampaikan Manohara dalam peluncuran program Kawan Konservasi oleh Konservasi Indonesia (KI), Minggu (28/6). Menurutnya, masyarakat adat merupakan pihak yang paling dekat dengan alam sekaligus paling merasakan dampak ketika lingkungan mengalami kerusakan.

“Masyarakat lokal dan adat adalah pihak yang paling dekat dengan alam, merekalah yang merasakan dampak langsungnya jika lingkungan rusak, sekaligus menjadi garda terdepan pelindungnya. Kesadaran kolektif dari kita yang tinggal di perkotaan untuk mendukung mereka akan menciptakan perubahan yang masif,” ujar Manohara.

Ia menilai semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam program konservasi, semakin besar pula dampak nyata yang dapat diberikan bagi kelestarian lingkungan di Indonesia.

Program Kawan Konservasi merupakan inisiatif penggalangan dukungan berbasis masyarakat yang membuka kesempatan bagi individu maupun korporasi untuk berkontribusi dalam pelestarian alam.

Dana yang dihimpun akan disalurkan untuk berbagai program konservasi, mulai dari penanaman pohon di Sukabumi, perlindungan Hutan Adat Konda di Papua Barat Daya, hingga pengelolaan kawasan konservasi laut di Nusa Tenggara Timur dan Maluku.

Vice President Program Konservasi Indonesia, Fitri Hasibuan, mengatakan program tersebut menjadi wadah bagi publik untuk terlibat langsung dalam berbagai aksi konservasi yang dijalankan KI di berbagai daerah.

Selain Manohara, peluncuran program juga dihadiri aktor Ramon Tungka. Ia mengingatkan bahwa setiap kontribusi, sekecil apa pun, memiliki arti dalam menjaga kelestarian alam.

“Tidak ada kontribusi yang sia-sia dalam menjaga alam, sekecil apa pun nominal atau aksi yang kita berikan,” kata Ramon.

Sumber: cnnindonesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

LPS Beberkan Tantangan Baru Stabilitas Sistem Keuangan di Era M-Banking

10 October 2026 - 15:17 WIB

Matahari Buatan China Segera Terwujud, Bakal Menyala 2027

10 October 2026 - 12:01 WIB

Modal Bot dan AI, Pria Ini Raup Ratusan Miliar dari Spotify Lalu Dipenjara

10 October 2026 - 11:52 WIB

AI Anthropic Bikin Geger, Kirim Laporan Pembunuhan Palsu ke Polisi

10 October 2026 - 11:47 WIB

Sony Siapkan Perangkat Baru yang Misterius: PlayStation Portal OLED?

10 October 2026 - 11:39 WIB

Trending on Kabar Lifestyle