Menu

Dark Mode
Fakta-fakta dan Spesifikasi Lampung-1, Satelit AI Pertama Indonesia Daftar Inovasi BRIN Dipamerkan ke Prabowo: Genteng Hingga Nuklir Pertama di Dunia: Ilmuwan Ciptakan Virus Pakai AI Ahli Ungkap Penampakan Permukaan Matahari Terbaru, Begini Bentuknya Basmi 96 Ular Piton, Pemburu Ini Bawa Pulang Rp 179 Juta AI Permudah Hacker Cari Celah Keamanan, Begini Cara Melawannya

Kabar Lifestyle

Maling Kabur Pakai Taksi Robot Waymo, Sudah 6 Bulan Belum Tertangkap

badge-check


					Ilustrasi Waymo. (Foto: REUTERS/Laure Andrillon) Perbesar

Ilustrasi Waymo. (Foto: REUTERS/Laure Andrillon)

Penyelidikan kasus pencurian biasanya sangat terbantu dengan adanya rekaman kamera pengawas (CCTV). Apalagi jika kendaraan yang digunakan tersangka untuk kabur adalah taksi robot otonom yang dipenuhi puluhan kamera canggih. Namun, kenyataannya ternyata tak semudah itu.

Pada Januari 2026 lalu, sebuah insiden unik terjadi di kawasan Marina District, San Francisco. Seorang pencuri menggunakan taksi otonom tanpa sopir dari Waymo sebagai kendaraan pelarian setelah membobol sebuah studio Hot 8 Yoga.

Meski pencurian tersebut tergolong kecil, pelaku hanya mengambil beberapa potong pakaian olahraga pria dalam waktu kurang dari tiga menit, penggunaan teknologi canggih dalam aksi kriminal ini menjadi sorotan utama. Menariknya, hingga hampir enam bulan berlalu, pihak kepolisian setempat belum juga berhasil mengidentifikasi apalagi menangkap tersangka.

Berikut adalah alasan mengapa kepolisian justru dibuat frustrasi oleh teknologi canggih ini:

  1. Ekspektasi Tinggi Polisi: Dikira Mudah Dipecahkan, Ternyata Susah
    Awalnya, detektif kepolisian sangat yakin kasus ini akan dengan mudah dipecahkan. Taksi robot Waymo (yang menggunakan armada mobil Jaguar) dibekali dengan spesifikasi ‘mata-mata’ yang luar biasa:
  • Kamera 360 Derajat: Dilengkapi dengan 29 kamera resolusi tinggi yang terus merekam keadaan di dalam maupun di sekeliling kendaraan.
  • Jejak Digital Pemesan: Setiap perjalanan wajib dipesan melalui aplikasi yang terhubung dengan akun pengguna dan data pembayaran.

Melihat sistem pengawasan berlapis dan jejak digital tersebut, polisi mengira identitas pelaku bisa langsung dikantongi dalam waktu singkat.

2. Terjegal Tembok Privasi Waymo
Harapan penegak hukum hancur ketika mereka berhadapan dengan kebijakan privasi data milik perusahaan teknologi tersebut. Jejak digital pelaku seketika menjadi dingin karena beberapa faktor berikut:

  • Data Kabin Telah Dihapus: Penegak hukum baru mengajukan surat perintah penyitaan data pada bulan April. Pada saat itu, Waymo ternyata sudah menghapus rekaman video internal dari kabin mobil tersebut karena batas waktu retensi data.
  • Sensor Wajah Otomatis: Waymo memang menyerahkan rekaman dari kamera luar. Sayangnya, wajah orang-orang yang terekam di luar kendaraan secara otomatis disensor demi mematuhi kebijakan perlindungan privasi pejalan kaki. Perusahaan juga menegaskan bahwa mereka tidak menggunakan teknologi pengenalan wajah.
  • Akun Palsu: Informasi akun aplikasi dan pembayaran yang digunakan untuk memesan taksi terbukti tidak mengarah pada identitas asli. Pelaku diduga kuat menggunakan ponsel sekali pakai atau data kartu kredit curian.

3. Dilema Penegakan Hukum di Era Kendaraan Otonom
Kasus pencurian di studio yoga ini membuka diskursus baru terkait peran kendaraan otonom di ruang publik. Belakangan ini, penegak hukum di AS semakin sering menjadikan mobil pintar yang terhubung ke internet (seperti Tesla) sebagai sumber barang bukti investigasi.

Namun, insiden Waymo ini membuktikan bahwa keberadaan mobil canggih yang dipenuhi sensor tidak selalu menjadi senjata sakti bagi polisi. Ketika rekaman pengawasan disaring secara ketat, anonim, dan dibatasi masa simpannya demi melindungi privasi konsumen, manfaatnya bagi penyelidikan kriminal menjadi sangat lumpuh, demikian dikutip dari DetikInet, Jumat (12/6/2026).

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Fakta-fakta dan Spesifikasi Lampung-1, Satelit AI Pertama Indonesia

7 August 2026 - 15:13 WIB

Daftar Inovasi BRIN Dipamerkan ke Prabowo: Genteng Hingga Nuklir

7 August 2026 - 15:08 WIB

Pertama di Dunia: Ilmuwan Ciptakan Virus Pakai AI

7 August 2026 - 15:00 WIB

Ahli Ungkap Penampakan Permukaan Matahari Terbaru, Begini Bentuknya

7 August 2026 - 14:57 WIB

Basmi 96 Ular Piton, Pemburu Ini Bawa Pulang Rp 179 Juta

7 August 2026 - 14:53 WIB

Trending on Kabar Lifestyle