Menu ✖

Dark Mode
Pemkot Datangi Pedagang Es Jeruk Malioboro yang Nuthuk, Sekda DIY : Yang Wajar – Wajar Aja! Ini Pesan Sri Sultan Hamengkubuwono X Saat Bertemu Pangdam XXVI Mataram Prof Uceng Ikut Aksi Sumpah Pemuda Titik Nol Yogyakarta Cerita Keluarga Wisatawan Asal Tulungagung Terjebak di Tengah Kericuhan di Malioboro  Demo Peringati Sumpah Pemuda di Jogja Pecah, Warga dan Aparat Terluka Jadi Venue Porprov, Kelurahan Cilendek Timur Berbenah

Kabar Lifestyle

Kreator Konten Disebut Ejek Kaum Disabilitas, Pahami Apa itu Ableism

badge-check


					Ilustrasi. Kreator konten dikritik akibat tindakan ableism. Apa itu ableism? 
(Foto: Natasha Riyandani)
Perbesar

Ilustrasi. Kreator konten dikritik akibat tindakan ableism. Apa itu ableism? (Foto: Natasha Riyandani)

Media sosial ramai membicarakan kreator konten yang mempromosikan produk sembari berpura-pura memiliki disabilitas. Netizen pun menuding tindakan itu sebagai ableisme atau ableism. Apa itu ableism?

Akun TikTok Xander (@violettaaxandrea) tengah ramai dibicarakan. Bukan karena kontennya yang menarik melainkan mengejek kaum disabilitas.

Tak sedikit pengguna akun media sosial melempar kritik bahkan mengecam Xander. Pasalnya, ia berpura-pura atau memparodikan kondisi kaum disabilitas ditambah hal itu dilakukan sembari mempromosikan produk kecantikan.

Belum lama ini, Xander menyampaikan permintaan maaf lewat sebuah unggahan. Dia menyebut tidak bermaksud menyinggung kaum disabilitas.

Apa itu ableism?
Meski demikian, netizen menyebut apa yang dilakukan Xander termasuk ableisme atau ableism. Apa itu?

Seperti dilansir dari laman American Psycholoical Association (APA), ableisme adalah prasangka dan diskriminasi yang ditujukan pada penyandang disabilitas, kemudian kerap disertai keinginan menyembuhkan dan membuat mereka normal.

Ableisme juga berarti mendefinisikan kaum disabilitas lebih rendah daripada kaum non-disabilitas.

Ableism itu seperti apa?
Tanpa disadari, masyarakat sering berfokus pada orang dengan kemampuan umum dan mengalienasi orang dengan ketrampilan berbeda. Mengutip dari WebMD, karena hal tersebut, banyak aspek di kehidupan sebenarnya bersifat ableist meski tanpa niat melakukannya.

Contoh-contoh berikut bisa membuatmu memahami apa itu ableism.

1. Memisahkan siswa penyandang disabilitas ke sekolah berbeda.
2. Membatasi atau mengisolasi siswa penyandang disabilitas.
3. Desain bangunan kurang aksesibilitas misal, tidak ada jalur pengguna kursi roda atau braille pada rambu atau petunjuk arah.
4. Mengejek atau bercanda tentang disabilitas.
5. Aktor non-penyandang disabilitas memerankan karakter penyandang disabilitas dalam suatu pertunjukan.
6. Film atau teater yang tidak menyediakan transkripsi audio atau teks.
7. Menggunakan toilet yang diperuntukkan bagi kaum disabilitas padahal non-penyandang disabilitas.
8. Berbicara pada kaum disabilitas seolah mreka adalah anak kecil.
9. Melontarkan pertanyaan yang mengganggu tentang disabilitas.
10. Menganggap bahwa disabilitas harus terlihat agar dianggap nyata atau ada.

Sumber: cnnindonesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Alasan Trump Larang Pakai ‘AI’, Perintahkan Beralih ke Penggantinya

28 October 2026 - 12:47 WIB

Kabut Asap Karhutla Menipis Usai Hujan, Begini Cara Alam Membersihkan Udara

28 October 2026 - 12:42 WIB

BlackBerry Banting Setir, Bangkit dari Masa Kelam

28 October 2026 - 12:32 WIB

Anggaran Film Elden Ring Melonjak, Kini Hampir Mencapai Rp 3,6 Triliun

28 October 2026 - 12:29 WIB

Menkomdigi Respons Ancaman Internet RI Diputus Singapura: Tak Perlu Geram

28 October 2026 - 12:24 WIB

Trending on Kabar Lifestyle