Menu

Dark Mode
BMKG Sebut Asap Karhutla Kalbar Berpotensi Menyeberang ke Malaysia Agen AI Anthropic dan OpenAI Lepas Kendali saat Diuji Penangkap Lele Jumbo Meresahkan akan Dikasih Duit Pemerintah Unik! Hotel Ini Dirancang ‘Menghilang’ di Gurun Namibia 3 Sosok Genius di Balik Ledakan AI China, Silicon Valley Ketar-ketir Misteri Sedikit Ular Bisa Menguasai Seluruh Pulau Guam

Kabar Lifestyle

Rencana NASA Bangun Markas di Bulan Akan Dimulai Tahun Ini

badge-check


					Rencana NASA Bangun Markas di Bulan Akan Dimulai Tahun Ini (Foto: NASA) Perbesar

Rencana NASA Bangun Markas di Bulan Akan Dimulai Tahun Ini (Foto: NASA)

NASA baru saja memberikan update untuk rencana membangun markas di Bulan alias Moon Base. Pembangunan proyek ambisius ini akan dimulai dengan tiga misi awal yang akan diluncurkan tahun 2026.

Misi pertama, Moon Base I, dijadwalkan meluncur pada musim gugur tahun 2026 untuk mengirimkan kargo, termasuk instrumen Lunar Plume-Surface Studies dan kamera. Misi ini akan diterbangkan menggunakan wahana pendarat atau lander Blue Moon Mark 1 Endurance milik Blue Origin.

Selanjutnya, misi Moon Base II akan menggunakan wahana pendarat Griffin buatan Astrobiotic untuk mendaratkan kendaraan penjelajah atau rover FLIP buatan Astrolab untuk membantu merancang kendaraan yang akan dipakai untuk menjelajah Bulan.

Terakhir, misi Moon Base III akan menggunakan wahana pendarat Nova-C Trinity buatan Intuitive Machine untuk mempelajari lunar swirls dan membawa muatan instrumen dari European Space Agency dan Korea Astronomy and Space Science Institute.

Untuk melancarkan pembangunan Moon Base, NASA membagikan kontrak kepada sejumlah perusahaan swasta untuk mengembangkan wahana lander dan rover yang akan siap dipakai di Bulan pada tahun 2028.

Astrolab akan menerima kontrak senilai USD 219 juta untuk rover CLV-1, dan Lunar Outpost akan menerima USD 220 juta untuk rover Pegasus. Masing-masing rover akan memiliki jarak tempuh hingga 200 km dan dapat dikendarai oleh astronaut atau dikendalikan secara otonom oleh operator di Bumi.

Carlos García-Galán, manajer program Moon Base di NASA juga mengumumkan wahana lander Blue Moon Mark 1 buatan Blue Origin akan membawa masing-masing rover ke permukaan Bulan secara terpisah. Kontrak pengiriman ini bernilai USD 280,4 juta.

Kontrak tersebut menjadikan Blue Origin salah satu mitra penting NASA dalam rencana pembangunan Moon BAse. Selain mengirimkan kargo instrumen dan kendaraan, Blue Origin juga mengembangkan lander Mark 2 untuk membawa astronaut ke Bulan, seperti dikutip dari Ars Technica, Rabu (27/5/2026).

Administrator NASA Jared Isaacman mengatakan saat ini masih banyak yang belum diketahui soal kondisi di permukaan Bulan. Oleh karena itu, salah satu bagian dari program Moon Base adalah pengembangan drone MoonFall untuk menangkap gambar permukaan Bulan dalam resolusi tinggi.

Untuk sebagian permukaan Bulan, resolusi citra yang ada saat ini adalah 1 meter, dan NASA ingin meningkatkannya menjadi 1 cm. Drone ini diharapkan dapat terbang sebelum misi Artemis IV yang dijadwalkan meluncur pada tahun 2028 untuk membawa astronaut ke permukaan Bulan.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

BMKG Sebut Asap Karhutla Kalbar Berpotensi Menyeberang ke Malaysia

5 August 2026 - 21:30 WIB

Agen AI Anthropic dan OpenAI Lepas Kendali saat Diuji

5 August 2026 - 21:27 WIB

Penangkap Lele Jumbo Meresahkan akan Dikasih Duit Pemerintah

5 August 2026 - 21:22 WIB

Unik! Hotel Ini Dirancang ‘Menghilang’ di Gurun Namibia

5 August 2026 - 20:51 WIB

3 Sosok Genius di Balik Ledakan AI China, Silicon Valley Ketar-ketir

5 August 2026 - 20:46 WIB

Trending on Kabar Lifestyle