Menu

Dark Mode
Sumber Duit Manusia Rp 3.370 Triliun Dobel Tahun Depan Pengadilan Jerman Putuskan Meta Tanggung Jawab Atas Iklan Palsu di FB & IG Ada ‘Telor Ceplok’ di Kawah Gunung Anak Krakatau, Apa Artinya? Google Akui Gemini Melakukan Peretasan Sistem 3 Perusahaan Manusia Rp 3.369 Triliun Ternyata Pakai Smartphone Ini Halusinasi AI Nyaris Picu Perang AS-China

Kabar Lifestyle

Xi Jinping Janjikan ‘Karpet Merah’ Bagi Raksasa Teknologi AS

badge-check


					Xi Jinping Janjikan 'Karpet Merah' Bagi Raksasa Teknologi AS (Foto: BBC World) Perbesar

Xi Jinping Janjikan 'Karpet Merah' Bagi Raksasa Teknologi AS (Foto: BBC World)

Presiden China Xi Jinping mengatakan kepada para CEO Amerika Serikat yang mendampingi Presiden Donald Trump bahwa pintu bisnis di negaranya akan terbuka semakin lebar.
“Xi menyampaikan perusahaan-perusahaan AS terlibat mendalam dalam reformasi dan keterbukaan China dan kedua belah pihak telah memetik manfaatnya,” menurut laporan media pemerintah, Xinhua.

“Sembari menekankan bahwa pintu China hanya akan terbuka semakin lebar, Xi mengatakan China menyambut AS untuk meningkatkan kerja sama yang saling menguntungkan dan menyatakan keyakinannya bahwa perusahaan-perusahaan AS akan menikmati prospek jauh lebih luas di China,” tambah Xinhua.

Bos Tesla dan SpaceX Elon Musk, CEO Nvidia Jensen Huang, serta CEO Apple Tim Cook termasuk di antara jajaran eksekutif raksasa teknologi yang ikut dalam perjalanan Trump ke China. Trump memperkenalkan mereka satu per satu kepada Xi.

“Para pengusaha AS tersebut menyatakan mereka sangat mementingkan pasar China dan berharap dapat memperdalam operasional bisnis serta memperkuat kerja sama dengan China,” tambah Xinhua.

Gedung Putih melalui unggahan di X, menyambut baik hal tersebut. “Kedua belah pihak membahas cara-cara meningkatkan kerja sama ekonomi antarnegara, termasuk memperluas akses pasar bagi bisnis Amerika ke China dan meningkatkan investasi China,” tulis Gedung Putih.

“Pernyataan Xi adalah pernyataan kuat ke perusahaan-perusahaan dunia untuk terus berinvestasi di China. Saya pikir pernyataan Xi tentang keterbukaan bukan sekadar propaganda. China memang perlu tetap terlihat menarik bagi investasi asing” kata George Chen, co-chai di The Asia Group, kepada CNBC yang dikutip detikINET.

Fokus pada AI
China dan AS sama-sama mengembangkan AI dengan sangat pesat. AS berupaya memutus akses China terhadap berbagai teknologi yang dapat memajukan AI, termasuk chip milik Nvidia. China pun memperkuat teknologi domestiknya dengan mengandalkan perusahaan semikonduktor lokal untuk mengisi kekosongan tersebut.

Model-model AI China dari perusahaan seperti Alibaba tetap mampu bersaing dengan teknologi perusahaan-perusahaan terkemuka di AS. Nvidia terkena pembatasan ekspor ke China, namun selama setahun terakhir terdapat beberapa laporan yang menunjukkan AS akan mengizinkan mereka menjual chip ke sana.

CEO Nvidia Jensen Huang, yang baru diputuskan bergabung dalam kunjungan ke China di saat-saat terakhir, menyebut pertemuan di Beijing itu sebagai salah satu KTT terpenting dalam sejarah manusia.

“Upacara pagi hari tadi sangat membangkitkan semangat. Presiden Xi sangat inspiratif dan menyambut hangat, begitu pula Presiden Trump yang sangat inspiratif dan sangat menyambut hangat,” ujar Huang.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sumber Duit Manusia Rp 3.370 Triliun Dobel Tahun Depan

19 September 2026 - 19:57 WIB

Pengadilan Jerman Putuskan Meta Tanggung Jawab Atas Iklan Palsu di FB & IG

19 September 2026 - 19:54 WIB

Ada ‘Telor Ceplok’ di Kawah Gunung Anak Krakatau, Apa Artinya?

19 September 2026 - 19:49 WIB

Google Akui Gemini Melakukan Peretasan Sistem 3 Perusahaan

19 September 2026 - 19:45 WIB

Manusia Rp 3.369 Triliun Ternyata Pakai Smartphone Ini

19 September 2026 - 19:41 WIB

Trending on Kabar Lifestyle