Menu

Dark Mode
Tirta Pakuan Fokus Ajak Warga dan Sektor Usaha Gunakan Air PDAM Sinergi Teknologi di HKB 2026: Panaragan Jadi Pilot Project Mitigasi Longsor Berbasis EWS HKB 2026, BPBD Kota Bogor Gerakkan 27 Keltana dalam Aksi Mitigasi Serentak Tingkatkan Kualitas dan Kompetensi Pembina, Pramuka Kota Bogor Gelar Karang Pamitran Sinkronisasi Proram Kerja, Saka Sako dan Gugus Darma Gelar Raker Pitaran Pelatih Pembina Pramuka 2026, Isu Energi dan Ketahanan Pangan Jadi Fokus

Kabar PDAM

Tirta Pakuan Fokus Ajak Warga dan Sektor Usaha Gunakan Air PDAM

badge-check


					Petuga dari Perumda Tirta Pakuan mengcek kondisi air di dapur MBG di Kota Bogor. (Foto: Humas PDAM) Perbesar

Petuga dari Perumda Tirta Pakuan mengcek kondisi air di dapur MBG di Kota Bogor. (Foto: Humas PDAM)

Kota Bogor- Peningkatkan pendapatan perusahaan menjadi salah satu fokus utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor saat ini, salah satunya dengan  mendorong masyarakat dan sektor usaha untuk beralih menggunakan air dari Tirta Pakuan. Hal itu disampaikan Direktur Bisnis dan Pelayanan Perumda Tirta Pakuan, Muzakkir, beberapa waktu lalu.

Menurut Muzakir, edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya tidak menggunakan air sumur/sungai, mengingat kondisi sumber air mandiri di beberapa wilayah Kota Bogor sudah tidak dalam kondisi baik.

“Ini mungkin bisa dicatat, air di Kota Bogor sebetulnya sedang tidak baik-baik saja karena sudah banyak wilayah tertentu yang tercemar. Kami perlu mengedukasi masyarakat agar lebih banyak menggunakan air dari Tirta Pakuan yang lebih terjamin kualitasnya,” ujar Muzakkir.

Muzakir menambahkan, Selain pelanggan rumah tangga Tirta Pakuan juga membidik optimalisasi pendapatan dari sektor komersial seperti hotel, restoran, dan kafe. Mengingat Kota Bogor memiliki keterbatasan wilayah industri, sektor jasa menjadi tumpuan utama pendapatan perusahaan.

“Regulasi mengenai pelarangan penggunaan air tanah bagi sektor usaha sudah tersedia, sehingga pihaknya akan lebih intensif melakukan pendekatan kepada para pemilik usaha.Kami akan edukasi pemilik hotel dan restoran untuk beralih ke PDAM. Jika mereka menggunakan air kami, secara otomatis pendapatan perusahaan akan naik,” jelasnya.

Lebih Muzakkir menjelaskan langkah inovatif lainnya yang tengah digarap adalah pemanfaatan lahan milik Tirta Pakuan yang mencapai lebih dari 50 hektar dan tersebar di berbagai titik. Saat ini, tim internal sedang mendata aset-aset tersebut untuk dijadikan lahan produktif yang mampu menghasilkan pendapatan tambahan (income).

“Beberapa rencana yang disiapkan antara lain pemanfaatan lahan sebagai pergudangan hingga pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG). Kami sedang memikirkan bagaimana lahan ini bisa produktif, apakah jadi pergudangan atau SPBG. Kami juga membuka peluang untuk menggandeng pihak swasta dalam membangun bisnis-bisnis baru di atas lahan tersebut,” jelasnya.

Upaya membuka peluang baru pendapatan ini, sebagai upaya agar pelayanan kepada pelanggan tidak terganggu. M Syahrul

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Gelar Halal Bi Halal, PWI Kota Bogor dan Tirta Pakuan Perkuat Sinergitas

2 April 2026 - 19:37 WIB

Dua Direksi Baru Tirta Pakuan Hari Ini Dilantik

27 March 2026 - 08:44 WIB

Jelang Puasa, Tirta Pakuan Siap Jaga Kenyamanan Ibadah

13 February 2026 - 19:53 WIB

15 Balon Direksi Tirta Pakuan Lulus Verifikasi Administrasi

26 January 2026 - 11:13 WIB

Komitmen Jaga Kualitas, Tirta Pakuan Gelar Pelatihan Manajemen Halal

8 January 2026 - 12:18 WIB

Trending on Kabar PDAM