Kota Bogor – Kekuatan internal organisasi menjadi fokus Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Bogor di bawah kepemimpinan Ketua Kwarcab Denny Mulyadi. Salah satunya dengan menggelar kegiatan “Penyegaran dan Penguatan Andalan, Badan Kelengkapan, serta Organisasi Pendukung” di Ruang Serbaguna DPRD Kota Bogor, Sabtu (11/4/2026).
Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Kwarcab, Ronny Waka Humas dan TI, Aldho Herman, Ketua Satuan Pengawasan Internal (SPI) Gunadi jajaran Dewan Kehormatan beserta para Andalan.

Menurut Naufal Isnaeni waka Orgakumrenbang yang mewakili Ketua Kwarcab Kota Bogor, tema yang diusung dalam pertemuan ini adalah “Akselerasi Kemajuan dan Nyalakan Kemanfaatan”. Tema tersebut merupakan turunan dari visi besar Pramuka Kota Bogor untuk menjadi organisasi yang maju, modern, amanah, dan berprestasi.
“Era digitalisasi menuntut kita untuk melakukan transformasi. Masyarakat menuntut Pramuka untuk hadir dan berperan langsung, baik dalam aspek ekonomi, sosial, maupun lingkungan hidup yang efisien,” ujar Kak Nauval dalam sambutannya saat membuka acara.
Ia menegaskan bahwa tata kelola Pramuka di Kota Bogor kini mulai menunjukkan kemajuan signifikan dengan adanya target kinerja yang terukur. Menurutnya, setiap kegiatan Pramuka ke depan tidak boleh hanya sekadar seremoni atau menggugurkan kewajiban saja. Dampak dari setiap program harus dapat dirasakan nyata oleh masyarakat luas.
“Kita harus meningkatkan sistem monitoring dan evaluasi. Format kegiatan akan terus diperbaiki agar dampaknya terukur. Badan kelengkapan pun harus bergerak sinkron dan kolaboratif, tidak boleh berjalan sendiri-sendiri atau ‘sana-sini’ tanpa substansi yang jelas,” tambahnya dengan tegas.
Selain penguatan internal, kegiatan ini menjadi istimewa karena menghadirkan narasumber dari tingkat Kwartir Nasional (Kwarnas). Kehadiran para ahli dari pusat diharapkan mampu memberikan standar nasional yang dapat diimplementasikan di tingkat lokal.
“Kita harus berpikir secara global, namun tetap bertindak secara lokal. Kehadiran narasumber dari Kwarnas adalah kesempatan langka untuk memperkuat kapasitas andalan Kota Bogor. Acara ini menjadi momentum krusial bagi para pengurus untuk menyelaraskan gerak sesuai dengan Rencana Strategis (Renstra) 2025–2030 yang telah disusun,” jelas Kak Nauval.
Sesi materi diisi Kak Ibrohim dari bidang Orgakumrenbang, serta Kak Laiyin Nento dan Kak Azrul Roza dari Pusdiklat Kwarnas. Ketiga pembicara tersebut membedah mengenai standarisasi tata kelola organisasi hingga peningkatan motivasi pengabdian bagi para Andalan agar terhindar dari demotivasi dalam menjalankan roda organisasi.
Melalui penyegaran ini, Kwarcab Kota Bogor berharap seluruh pengurus dan badan kelengkapan memiliki motivasi tinggi untuk terus mengabdi.
Dengan demikian, Pramuka Kota Bogor tetap menjadi teladan terdepan dalam memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan lingkungan di masa depan. M Syahrul













